Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 2 September 2017 | 03.08 WIB

Para Pencinta dan Pembudi Daya Leopard Gecko

CINTA: Giovanni Putra menunjukan beberapa koleksi gecko kesayanganya. - Image

CINTA: Giovanni Putra menunjukan beberapa koleksi gecko kesayanganya.


Eri Santoso idem ditto. Koleksinya lebih dari seribu ekor. Ada gecko milik Eri yang harganya Rp 10 juta. Itu yang jenis superred.


Eri bilang, berbisnis leopard gecko termasuk simpel. Modalnya tak banyak. Biaya perawatan rendah. Dalam sebulan, seekor gecko tidak akan menghabiskan duit Rp 5 ribu. Untuk beli jangkrik pun, lebih dari cukup. ’’Makanya, balik modalnya paling cepet kalau leopard gecko,” jelasnya.


Menurut mereka bertiga, breeding gecko memiliki keasyikan tersendiri. Mengawinkan reptil itu seperti mengajak utak-atik DNA. Jika perpaduannya pas, warna yang muncul bisa sangat ciamik.


Namun, kalau salah meramu, hasilnya akan lebih jelek. Karena itu, peramu leopard gecko harus paham ilmunya. ’’Ilmunya itu diajarkan waktu kita SMP. Itu sangat bermanfaat untuk breeding leopard gecko ini,” tuturnya.


Kini mereka bertiga bersiap-siap mengikuti kontes dan ekspo reptil pada 9 September di Pakuwon Mall. Mereka akan berada pada kompetisi leopard gecko. Puluhan hingga ratusan pencinta reptil eksotis itu akan berkumpul. Adu pesona dan eksotika binatang merayap tersebut.

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore