Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 22 Agustus 2017 | 03.14 WIB

Kuliah Teknik Sipil Tak Tuntas gara-gara Perang

TETAP PRODUKTIF: Akhtar Rod sedang melukis di ruang belajar Aparna Jemundo. Beberapa karya miliknya dan anak didiknya sesama imigran menghiasi dinding. - Image

TETAP PRODUKTIF: Akhtar Rod sedang melukis di ruang belajar Aparna Jemundo. Beberapa karya miliknya dan anak didiknya sesama imigran menghiasi dinding.


”Sejak ada perang, kami susah makan,” kata Akhtar. Dia berjanji kepada keluarganya segera menghubungi mereka setelah mendapatkan pekerjaan di Australia. Namun, yang terjadi justru berbeda. Dia diterbangkan oleh agennya dari Afghanistan menuju Malaysia. Setelah itu, dia ditelantarkan. Dia kemudian berupaya menuju Australia dengan menggunakan kapal. Karena masuk ke kawasan Indonesia secara ilegal, dia pun tertangkap petugas.


”Saya ingin mengajak keluarga saya ke sana (Australia, Red). Tapi, sudah lama istri saya tidak menghubungi,” tutur Akhtar, sedih.

Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore