
RASANE ENAK REK: Kartika Indrayana menunjukkan aneka jenis buah tin yang ditanam di pekarangannya.
Tin sering dianggap buah yang turun dari surga. Buah yang banyak tumbuh di Timur Tengah itu kini dikembangkan banyak negara. Termasuk di pekarangan rumah Kartika Indrayana, pegawai Pemkot Surabaya.
SALMAN MUHIDDIN
BUAH tin biasa disebut buah ara. Bentuknya mirip bawang bombai. Bulat meruncing. Tetapi terasa lunak saat dipegang. Seperti tomat.
Buah itu tumbuh menggelantung di batang pohon. Berbuah sepanjang tahun. Tidak mengenal musim. Ada 80 koleksi buah tin dalam pot di rumah Kartika Indrayana di Griya Kebraon Tengah Blok Y 12.
Rumah tersebut sengaja tidak ditempati. Buah itu dilabeli sesuai dengan jenisnya. Ada yang berasal dari Spanyol, Prancis, Arab, Israel, Chechnya, Bulgaria, Australia, Thailand, Amerika, dan Italia.
’’Kayak piala dunia yo,’’ ucap Indra –sapaan Kartika Indrayana– sambil mengiris buah tin yang sudah matang. Indra tinggal tidak jauh dari rumah buah tinnya. Saban subuh dia mengunjungi pohon-pohon tinnya.
Menyiram dan memupuk. Saat malam tanaman itu dijaga anjing dan kura-kura. Anjing berjenis tekel ’’ditugasi’’ ronda. Menghalau tikus yang sering mengocar-ngacirkan tanah dalam pot.
Anjing berwarna cokelat itu sudah dilatih khusus untuk menangkap tikus. Tikus yang berkeliaran digigit kepalanya hingga mati. Jika sudah tidak berdaya, tikus ditinggalkan. Tidak dimakan.
Sementara itu, kura-kura berjenis Forsteni asal Sulawesi menjadi teman si anjing. ’’Tapi, kadang anjingnya nangis digigit kura-kura. Kalau gigit bisa berdarah. Ati-ati,’’ ujar mantan camat Tenggilis Mejoyo tersebut.
Indra lalu menunjukkan sejumlah koleksi buah tin di halaman belakang rumahnya. Terdapat tanah berukuran 6 x 9 meter yang dipayungi atap tembus pandang.
Atap itu berfungsi melindungi pohon tin dari guyuran hujan. Sebab, di negara asalnya buah tin memang jarang diguyur hujan lebat.
Salah satu buah tin yang paling disukai Indra berjenis martinencha rimada dari Spanyol. Warnanya kuning hijau. Belang-belang seperti macan.
Jika sudah matang, warna buah berubah menjadi keunguan. Untuk menembus rindangnya pohon-pohon tin, pria kelahiran 22 Agustus 1968 itu berhati-hati saat berjalan.
Sebab, daun-daun tin lumayan kaku dan tajam. Juga, harus tetap awas menengok ke bawah. Lengah sedikit saja, jari kaki bisa terkena gigitan kura-kura.
Benar juga peringatan itu. Si kura-kura muncul dari belakang pot hendak mengincar jari kaki. Beruntung, Indra sigap. Kura-kura itu dibalik. Kakinya meronta-ronta.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Duel Ketat, Tim Tamu Berpeluang Menang
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022