Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 13 November 2024 | 19.58 WIB

Setelah Juara di Asia Tenggara, Mimpi Timnas Futsal Target Tembus Final Piala Asia 2026 di Kandang Sendiri

MEMBANGGAKAN: Timnas futsal Indonesia menjuarai ASEAN Futsal Championshop di Terminal 21 Korat, Nakhon Ratchasima, Thailand (10/11). (DOKUMENTASI FEDERASI FUTSAL INDONESIA) - Image

MEMBANGGAKAN: Timnas futsal Indonesia menjuarai ASEAN Futsal Championshop di Terminal 21 Korat, Nakhon Ratchasima, Thailand (10/11). (DOKUMENTASI FEDERASI FUTSAL INDONESIA)

Pelatih yang berpengalaman juara dan persiapan matang sampai ke Bangkok menjadi kunci sukses timnas futsal menjadi jawara Asia Tenggara setelah menanti 14 tahun. Di final, para pemain juga tak tegang karena pelatih selalu menekankan untuk menikmati pertandingan.

TAUFIQ ARDYANSYAH-RIZKY AHMAD FAUZI, Jakarta

Tanah airku tidak kulupakan Kan terkenang selama hidupku

SEJENAK Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, serasa berubah jadi Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, tempat lagu Tanah Airku biasa dikumandangkan tiap selesai laga tim nasional (timnas).

Apalagi, yang menyenandungkan juga para suporter sambil membentangkan spanduk La Grande Indonesia.

Penghormatan pada Senin (11/11) petang itu diberikan kepada timnas futsal yang baru saja mengharumkan nama Indonesia dengan menjuarai ASEAN Futsal Championship. Dalam final sehari sebelumnya di Terminal 21 Korat, Nakhon Ratchasima, Thailand, tim asuhan Hector Souto tersebut menundukkan Vietnam 2-1.

Itulah gelar kedua Indonesia di pentas Asia Tenggara, tapi yang pertama sudah berjarak 14 tahun silam. Hebatnya lagi, M. Iqbal Rahmatullah dkk menang terus dalam lima laga, mencetak 24 gol, dan hanya tiga kali kebobolan. Dilengkapi pula dengan terpilihnya Wendy Brian Ick sebagai pemain terbaik.

”Keberhasilan ini hasil dari dedikasi dan kerja keras tim yang luar biasa. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemain, pelatih, dan staf yang telah bekerja keras untuk membawa Indonesia meraih gelar juara,” ujar Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia (FFI) Michael Victor Sianipar di sela seremoni penyambutan di Bandara Soekarno-Hatta.

Sangat Berarti

Selain karena penantian panjang, gelar juara kali ini terasa sangat berarti lantaran diraih saat Thailand juga berpartisipasi. Pada 2010, ketika Indonesia juara untuk kali pertama, Negeri Gajah Putih itu absen.

Thailand harus menjadi tolok ukur karena mereka raja Asia Tenggara. Dalam 18 edisi kejuaraan yang berlangsung mulai 2011 itu, negeri yang beribu kota di Bangkok tersebut 16 kali juara. Hanya Indonesia yang mampu menyelanya dua kali.

”Ini juga berkat doa dan dukungan masyarakat Indonesia. Tanpa mereka semua, kami bukan apa-apa,” tutur M. Iqbal Rahmatullah, kapten timnas futsal.

Iqbal mengaku tak begitu tegang saat tampil di final. ”Coach selalu bilang main lepas, enjoy the game (nikmati pertandingan), dan percaya sama diri sendiri,” ujarnya.

Wendy mengamini. ”Coach Hector sudah kasih latihan, ya kami sudah paham lah. Jadi, tinggal coach bilang strategi ini, strategi itu, kami sudah paham,” kata pemain asal Papua itu.

Persiapan Matang

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore