
MEMBANGGAKAN: Timnas futsal Indonesia menjuarai ASEAN Futsal Championshop di Terminal 21 Korat, Nakhon Ratchasima, Thailand (10/11). (DOKUMENTASI FEDERASI FUTSAL INDONESIA)
Pelatih yang berpengalaman juara dan persiapan matang sampai ke Bangkok menjadi kunci sukses timnas futsal menjadi jawara Asia Tenggara setelah menanti 14 tahun. Di final, para pemain juga tak tegang karena pelatih selalu menekankan untuk menikmati pertandingan.
TAUFIQ ARDYANSYAH-RIZKY AHMAD FAUZI, Jakarta
Tanah airku tidak kulupakan Kan terkenang selama hidupku
SEJENAK Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, serasa berubah jadi Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, tempat lagu Tanah Airku biasa dikumandangkan tiap selesai laga tim nasional (timnas).
Apalagi, yang menyenandungkan juga para suporter sambil membentangkan spanduk La Grande Indonesia.
Penghormatan pada Senin (11/11) petang itu diberikan kepada timnas futsal yang baru saja mengharumkan nama Indonesia dengan menjuarai ASEAN Futsal Championship. Dalam final sehari sebelumnya di Terminal 21 Korat, Nakhon Ratchasima, Thailand, tim asuhan Hector Souto tersebut menundukkan Vietnam 2-1.
Itulah gelar kedua Indonesia di pentas Asia Tenggara, tapi yang pertama sudah berjarak 14 tahun silam. Hebatnya lagi, M. Iqbal Rahmatullah dkk menang terus dalam lima laga, mencetak 24 gol, dan hanya tiga kali kebobolan. Dilengkapi pula dengan terpilihnya Wendy Brian Ick sebagai pemain terbaik.
”Keberhasilan ini hasil dari dedikasi dan kerja keras tim yang luar biasa. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemain, pelatih, dan staf yang telah bekerja keras untuk membawa Indonesia meraih gelar juara,” ujar Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia (FFI) Michael Victor Sianipar di sela seremoni penyambutan di Bandara Soekarno-Hatta.
Sangat Berarti
Selain karena penantian panjang, gelar juara kali ini terasa sangat berarti lantaran diraih saat Thailand juga berpartisipasi. Pada 2010, ketika Indonesia juara untuk kali pertama, Negeri Gajah Putih itu absen.
Thailand harus menjadi tolok ukur karena mereka raja Asia Tenggara. Dalam 18 edisi kejuaraan yang berlangsung mulai 2011 itu, negeri yang beribu kota di Bangkok tersebut 16 kali juara. Hanya Indonesia yang mampu menyelanya dua kali.
”Ini juga berkat doa dan dukungan masyarakat Indonesia. Tanpa mereka semua, kami bukan apa-apa,” tutur M. Iqbal Rahmatullah, kapten timnas futsal.
Iqbal mengaku tak begitu tegang saat tampil di final. ”Coach selalu bilang main lepas, enjoy the game (nikmati pertandingan), dan percaya sama diri sendiri,” ujarnya.
Wendy mengamini. ”Coach Hector sudah kasih latihan, ya kami sudah paham lah. Jadi, tinggal coach bilang strategi ini, strategi itu, kami sudah paham,” kata pemain asal Papua itu.
Persiapan Matang

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
