Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 4 Juli 2018 | 22.14 WIB

Melihat Proses Syuting Film Ant-Man and the Wasp di Pinewood Atlanta

BERDISKUSI: Sutradara Peyton Reed (kiri) berbincang dengan Paul Rudd (tengah) dan Evangeline Lilly saat syuting. - Image

BERDISKUSI: Sutradara Peyton Reed (kiri) berbincang dengan Paul Rudd (tengah) dan Evangeline Lilly saat syuting.

Film terbaru tentang superhero Marvel Cinematic Universe, Ant-Man and the Wasp, hari ini dirilis di Indonesia. Syutingnya dilakukan pada Agustus-November tahun lalu di Atlanta, Georgia, Amerika Serikat. Set film itu adalah yang terbesar yang pernah dibangun untuk film Marvel.


JANESTI PRIYANDINI, Georgia, AS


---


ALHAMDULILLAH. Lega. Akhirnya, embargonya sudah berakhir. Saya sudah diperbolehkan menulis ini. Sembilan bulan harus merahasiakan informasi itu berat. Beneran. Rasanya seperti sedang kangen-kangennya, tapi dilarang ketemu. He he...


---


September tahun lalu Jawa Pos mendapatkan kesempatan terbang ke Atlanta, Georgia, Amerika Serikat, untuk meliput proses syuting film Ant-Man and the Wasp atas undangan Disney. Koran ini menjadi satu-satunya media dari Asia Tenggara yang diundang. Total, ada 13 media dari seluruh dunia yang diajak ke Pinewood Atlanta Studios, tempat syuting film itu.


Kamis, 21 September 2017, pukul 08.15 sebanyak 13 perwakilan media sudah hadir di lobi hotel The Westin Peachtree, tempat kami menginap. Megan Wasserman, publisis Disney, membagikan selembar kertas yang berisi perjanjian non-disclosure agreement (NDA) untuk ditandatangani. Itu bagian penting. Semua yang saya lihat dan saya dengarkan hari itu di lokasi syuting bersifat sangat rahasia. Tidak boleh diberitahukan kepada pihak lain hingga waktu yang akan ditentukan kemudian oleh Disney dan Marvel.


"Memotret dan merekam gambar dalam bentuk apa pun dilarang," kata Wasserman, mewanti-wanti, sebelum kami naik mobil menuju Pinewood Atlanta Studios. Studio terbesar kedua di Amerika Utara itu cukup jauh dari pusat Kota Atlanta. Perlu 40 menit hingga kami melihat tulisan "Welcome to Pinewood Atlanta Studios".


Mobil shuttle kami dihentikan petugas untuk melakukan pemeriksaan. Mereka meminta kami mengumpulkan kartu identitas. Saya pun mengambil e-KTP dari dompet, lalu memberikannya kepada petugas perempuan berkulit hitam itu. Sejenak merasa lega. Untunglah, e-KTP saya sudah tercetak. Enggak bisa membayangkan kalau saya hanya memiliki suket (surat keterangan) karena KTP elektronik belum jadi. Bisa-bisa yang lain boleh masuk, saya diminta menunggu di gerbang, he he he he...


"Janesti." Saya mendengar nama saya dipanggil. "Ya. Saya," jawab saya. "Tolong kamu isi data diri, lalu tanda tangani perjanjian ini," kata petugas sambil menyerahkan iPad. Perjanjian yang harus kami tanda tangani berisi tentang kesanggupan untuk tidak mengambil foto apa pun di kawasan Pinewood Studios. Meskipun itu di luar gedung. Apalagi sampai mengunggahnya ke media sosial. "Woah. Belum satu hari di Amerika, saya sudah harus menandatangani dua perjanjian," pikir saya waktu itu. Fixed, gagal eksis. Saya tidak akan memiliki foto apa pun di sini. Walau itu hanya foto diri untuk keperluan penulisan berita.


Disney dan Marvel sungguh sangattttt ketat dan tidak main-main dalam menjaga kerahasiaan konten filmnya. Ibarat sudah diundang main ke rumahnya, pintunya hanya dibuka sedikit. Tidak lebar-lebar. Mengingat film-film mereka berkategori most anticipated movies, dinanti-nanti penonton sedunia, menjaga kerahasiaan konten adalah prioritas utama.


Lokasi syuting Ant-Man and the Wasp berada di gedung 111. Ketika mobil kami hendak berhenti, seorang perempuan mengayuh sepedanya dengan lebih cepat. Dia lantas berhenti di gedung yang sama dengan kami. Dia memarkir sepeda, lalu menghampiri. Wasserman mengenalkan kepada kami bahwa perempuan tersebut bernama Carol McConnaughey. "Carol adalah tim publisis Ant-Man and the Wasp. Dia yang sehari-hari in-charge di sini," terang Wasserman.


Carol lantas membawa kami ke press room yang terletak di sisi kanan setelah masuk lobi gedung. Ruangan yang kira-kira berukuran 3 x 6 meter itu terasa sempit karena di tengahnya ada meja panjang yang dikelilingi kursi. Di pojok belakang, ada dua maket dan 32 gambar konsep desain Pym Laboratorium (laboratorium milik Hank Pym) yang dipasang mengelilingi dinding.


Carol menjelaskan, karena sedang syuting, para pemain akan dihadirkan secara bergantian. Bergantung siapa dulu yang bisa "diculik" dari set. Jadwal syuting sangatlah ketat. Para pemaintidak punya waktu banyak. Jadi, kami harus stand by di ruangan tersebut.


Syuting hari itu adalah yang ke-39 dari total 78 hari pengambilan gambar. Setnya laboratorium Hank Pym. Pemain yang melakoni jadwal syuting hari itu adalah Paul Rudd (Ant-Man), Evangeline Lilly (The Wasp), Hannah John-Kamen (Ghost), dan Laurence Fishburne (Dr Bill Foster).

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore