KEHILANGAN KESAYANGAN: Yanti, ibunda Frengki Candra Kusuma, dalam wisuda di Universitas Negeri Padang (UNP), Senin (18/12). Foto kanan, Murni, ibunda Siska Afrina.
Ibunda masing-masing mewakili Frengki Candra Kusuma dan Siska Afrina yang lulus dengan IPK sangat memuaskan dalam wisuda kemarin. Frengki anak sulung, Siska satu-satunya di keluarganya yang menjadi sarjana.
GANDA CIPTA, Padang
---
FRENGKI Candra Kusuma dan Siska Afrina seharusnya ada di auditorium itu kemarin (18/12). Bersama ratusan kawan sekampus, merayakan puncak pencapaian mereka selama menjalani pendidikan strata-1 di Universitas Negeri Padang (UNP), Sumatera Barat.
Tapi, nasib berkata lain. Hanya ada ibunda mereka yang hadir mewakili. Frengki dan Siska lebih dulu berpulang setelah menjadi dua dari 24 korban meninggal dalam letusan Gunung Marapi dua pekan lebih lalu (3/12).
”Marilah sejenak kita berdoa menurut agama dan keyakinan kita masing-masing,” kata Rektor UNP Prof Ganefri PhD sebelum melanjutkan pidatonya pada upacara wisuda ke-133 periode Desember 2023 sebagaimana dilansir Padang Ekspres.
Ribuan orang yang memadati auditorium UNP tempat prosesi wisuda digelar pun tertunduk. Hening melafalkan doa dalam hati.
Seusai pidato rektor dan orasi ilmiah dari Bupati Limapuluh Kota Safaruddin, satu per satu wisudawan dipanggil ke atas panggung untuk pemindahan jambul dan penyerahan ijazah.
Tiba pada giliran Siska dan Frengki, dua perempuan paro baya pun berjalan beriringan ke atas panggung.
Bibir mereka tak seperti umumnya para orang tua lainnya yang merekah, gembira. Air muka Yanti, ibunda Frengki, serta Murni datar. Duka akibat kehilangan buah hati mereka masih demikian menyayat.
Sembari memeluk foto anak masing-masing dengan erat, keduanya berusaha untuk tegar. Namun, begitu kembali ke tempat duduk, dalam pelukan beberapa orang, tangis pun pecah.
Dalam wisuda tersebut, keduanya didampingi suami masing-masing. Tak berbeda dengan para istrinya, Jumrizal dan Mentas Wardi, ayah Frengki serta Siska, juga sekuat hati berusaha tegar. Mencoba mengikhlaskan kepergian anak-anak mereka sepekan jelang wisuda.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
