
BERPRESTASI: KBO Satlantas Polrestabes Surabaya AKP Satriyono menunjukkan medali taekwondo di kantor Satpas Colombo, Surabaya, Senin (16/10). Kini Satriyono menjadi pelatih tim taekwondo Polda Jatim.
AKP Satriyono mendapatkan penghargaan dari Kapolda Jatim karena anak didiknya memborong medali kejuaraan taekwondo Piala Pangdam V/Brawajiya. Dari sepuluh atlet, timnya menyabet enam medali emas dan empat perak.
HASTI EDI SUDRAJAT, Surabaya
DUA bulan sebelum kejuaraan taekwondo Piala Pangdam V/Brawijaya bergulir, Satriyono mendapatkan telepon dari Polda Jatim. Dia diminta melatih tim taekwondo polda. Meski waktunya mepet, Satriyono tak lantas pesimistis.
Dia optimistis mampu menjuarai ajang tersebut. Sebab, atlet yang tergabung pada tim itu sudah tidak asing baginya. Mereka merupakan mantan anak didiknya di sejumlah dojang, istilah tempat berlatih taekwondo. ’’Mereka dulu sudah sering ikut kejuaraan dan menang,’’ ungkap Satriyono.
Keyakinannya tidak meleset. Dari sepuluh atlet tim itu, semuanya merebut medali. Enam di antaranya emas. Empat lainnya perak. Bahkan, pada kategori kyorugi senior under 74 kilogram, dua atletnya meraih juara pertama dan kedua.
Satriyono sudah lama mengenal taekwondo. Ilmu bela diri dari Korea Selatan itu dipelajari sejak kelas V SD. Kebetulan tempat tinggalnya di Banyu Urip dekat dengan sebuah dojang.
Tujuannya bergabung dengan dojang itu sederhana. Satriyono ingat pesan bapaknya. Sebagai anak sulung, anak pertama di antara empat bersaudara, dia harus bisa melindungi adik-adiknya. ’’Kalau punya ilmu bela diri, kan punya bekal,’’ ujarnya.
Satriyono ternyata punya potensi. Dalam kejuaraan pertama yang diikuti setelah setahun berlatih, dia langsung mendapat medali emas. ’’Kelas bantam junior under 43. Kejuaraan daerah,’’ jelasnya.
Berselang setahun dia kembali berprestasi di ajang yang lebih tinggi. Saat mengikuti kejuaraan nasional (kejurnas), dia merengkuh medali perak. ’’Tahun 1992 ikut pra-PON. Dapat perunggu,’’ ungkapnya dengan bangga.
Torehan itu membuatnya tampil sebagai atlet PON di Jakarta tidak lama kemudian. Satriyono mendapatkan medali emas. Dengan prestasi itu, dia dipanggil untuk mengikuti pelatnas taekwondo yang diproyeksikan turun di Asian Games Jepang. Sayangnya, dia tidak lolos.
Meski begitu, dia tetap mengikuti sejumlah kejuaraan setelahnya. Satriyono juga terus menorehkan prestasi. Hingga 1995 namanya dipanggil seleksi nasional (seleknas) proyeksi SEA Games Chiang Mai, Thailand. Namun, dia mengundurkan diri karena saat itu mau mendaftar polisi.
Nama besarnya sebagai atlet tidak pudar setelahnya. Dia masih mengikuti berbagai kejuaraan. Mulai kejuaraan daerah sampai nasional. ’’Tahun 1998 dipanggil seleknas lagi untuk SEA Games di Brunei,’’ katanya.
Satriyono beberapa kali mendapat medali emas pada kejuaraan internasional. Bukan hanya di Korea Selatan. Melainkan juga di Hongkong dan Amerika Serikat.
Pada 2013, dia mendapat kesempatan sekolah perwira. Satriyono akhirnya meninggalkan kesibukannya sebagai atlet. Dia memilih fokus berkarier sebagai polisi. Namun, di sela-sela tugas tetap menyempatkan diri membantu tim pelatih di dojang yang pernah dilatih. (*/c6/aph)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Prediksi Skor Villarreal vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Amankan 3 Poin!
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
