
Cristiano Ronaldo dan Jose Semedo selfie bersama
Jose Semedo merasa sangat berhutang budi kepada Cristiano Ronaldo. Sebab, jika tidak ada pemain berjuluk CR7 tersebut, dia mungkin sudah menjadi pelaku kriminal.
KARIR Jose Semedo di lapangan hijau memang tak secemerlang Cristiano Ronaldo. Jika Ronaldo adalah superstar Real Madrid, Semedo hanya berkarir di klub divisi I atau Championship Inggris, Sheffield Wednesday.
Namun, menurut gelandang 30 tahun itu, bermain bersama Sheffield jauh lebih baik ketimbang bertahan di kampung halamannya, Setubal. Sebab, jika bukan karena sepak bola dan Ronaldo, Semedo kini sudah mendekam di penjara. Lho, apa peran Ronaldo ?
Menurutnya, berkat CR7 lah Semedo bisa bertahan di Sporting Lisbon pada 2007. Padahal, sejak promosi ke skuad senior pada 2004, Semedo sama sekali belum pernah mencicipi posisi starter.
Karirnya banyak dihabiskan dengan status sebagai pemain pinjaman, antara lain ke Casa Pia (2004-2005), Feirense (2005-2006), dan Cagliari (2006-2007).
Karena karirnya yang tak kunjung menanjak, Semedo sempat akan dikeluarkan dari Sporting. Namun, Ronaldo bersikeras bahwa Semedo harus bertahan.
"Dia (Ronaldo) bahkan sampai mengancam bakal meninggalkan klub jika saya dijual," kenang Semedo seperti dikutip Daily Mail.
"Ronaldo juga menawarkan salah satu kamarnya kepadaku," ujarnya.
Kebaikan Ronaldo selalu dia kenang. Semedo pun merasa berhutang budi kepadanya.
"Tempatku di Setubal bukanlah kondisi yang cocok bagi orang seusiaku saat itu. Teman-temanku yang berasal dari sana kebanyakan berurusan dengan hukum," jelasnya.
Jadi, lanjut mantan pemain junior timnas Portugal itu, kalau saja saat itu dia dilego oleh Sporting, mungkin dia akan kembali ke jalananan.
"Beberapa dari mereka mendekam di penjara, bahkan ada yang tewas," urai pemain yang menorehkan 149 caps dan 2 gol bersama Sheffield itu.
Semedo melanjutkan, jika saja tidak ada Ronaldo, mungkin dia bakal mencuri mobil bersama kawan-kawannya tersebut.
"Dia mengubah hidupku. Keluargaku, anak-anakku, karirku, semuanya karena dia," tuturnya.
Kenangan lain soal Ronaldo adalah, aksen bicaranya saat masih kecil. Semedo menyadarinya karena Ronaldo berasal dari Madeira. Saat Ronaldo memperkenalkan dirinya, dia sempat menjadi bahan tertawaan. Itu karena aksen orang Madeira terdengar asing dan lucu di telinga.
"Dia langsung memiliki masa sulit dengan aksennya. Sebab, bagi mereka, aksen Ronaldo tidak seperti orang Portugal kebanyakan yang membuat kami tidak mengerti dan membuatnya menjadi bahan olok-olokan," kenang Semedo.(apu/bas/jpg)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
