Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 21 Maret 2017 | 04.18 WIB

Prof Nursalam MNurs (Hons), Profesor Laki-Laki Pertama di Keperawatan

KOMPAK DENGAN ANGGOTA: Nursalam (tiga dari kiri) bersama pengurus DPW PPNI Jatim, Jumat (17/3). - Image

KOMPAK DENGAN ANGGOTA: Nursalam (tiga dari kiri) bersama pengurus DPW PPNI Jatim, Jumat (17/3).


Sekarang dia fokus di kepengurusan organisasi profesi perawat. Dia ingin memperjuangkan nasib sejawatnya. ’’Sebelum hari ulang tahun PPNI Sabtu lalu, saya ikut demo ke Jakarta untuk menunjukkan aspirasi tentang perawat,’’ tuturnya. Salah satu yang diusung saat itu adalah nasib para perawat non-PNS. Harapannya, para perawat yang telah lama bekerja bisa dengan mudah mendapatkan rekomendasi PNS.


Dia juga ingin perawat mendapatkan jabatan strategis. Entah di rumah sakit ataupun institusi. Dia mencontohkan, perawat difungsikan sebagai kepala puskesmas.


Untuk menunjang hal tersebut, dia menyarankan setiap perawat agar dapat meningkatkan kompetensinya. Misalnya, mengikuti berbagai seminar dan pelatihan.



’’Perawat harus dekat dengan masyarakat,’’ ungkapnya. Salah satu fungsi perawat, menurut dia, adalah care. Perawat akan lebih banyak bertemu dengan pasien dan keluarganya. Dari situ, peran perawat untuk mengedukasi dalam hal kesehatan harus lebih digiatkan. (*/c15/dos/sep/JPG)

Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore