
Italia tetap diperhitungkan meskipun juara bertahan ini harus terseok-seok untuk lolos ke babak 16 besar Euro 2024. (Instagram/@dilorenzo22)
JawaPos.com — Keberhasilan Italia lolos ke babak 16 besar Euro 2024 disambut meriah oleh para pendukungnya. Bukan hanya pendukung yang ada di stadion atau di negaranya, tetapi juga fans Timnas Italia yang tersebar di belahan dunia termasuk di Indonesia.
Meski terseok-seok di babak penyisihan grup dengan catatan satu kali menang, satu kali kalah, dan satu kali seri, raihan empat poin cukup untuk mengantarkan Italia sebagai runner-up dan meloloskan mereka ke babak 16 besar. Gli Azzurri menemani Spanyol untuk melaju ke babak 16 besar Euro 2024, di mana Italia akan bertemu Swiss.
Pada pertandingan terakhir babak penyisihan Grup B melawan Kroasia, yang berlangsung pada Selasa (25/6) dini hari di Red Bull Arena, Leipzig, tim berjuluk Gli Azzurri hanya mampu bermain imbang 1-1. Gol Kroasia dicetak oleh Luka Modric pada menit ke-55, sedangkan gol Italia dicetak oleh Mattia Zaccagni pada masa injury time (90+8).
Italia sudah memastikan tempat di babak 16 besar Euro 2024 sebagai runner-up Grup B setelah meraih empat poin. Di tahap sistem gugur, Gli Azzurri akan ditantang oleh Swiss.
Giovanni di Lorenzo mengaku timnya pantas melewati fase grup yang dihuni tim-tim hebat. Namun, dia meminta rekan setimnya fokus menghadapi tantangan sulit selanjutnya. "Menurut pendapat saya, kami pantas melewati grup yang sulit ini, apalagi dengan menghadapi tim-tim hebat. Sekarang tantangannya dimulai dari dalam atau luar," kata Di Lorenzo dilansir dari laman Tuttomercato, Selasa (25/6).
Di Lorenzo optimistis timnya akan diperhitungkan dalam fase gugur Euro 2024. Namun, Timnas Italia harus menunjukkan kualitas terbaik dalam fase tersebut. "Saya yakin Italia akan sulit dihadapi," tambahnya.
Sekadar informasi, Italia lolos ke babak 16 besar setelah menahan imbang Kroasia 1-1 di Red Bull Arena. Mattia Zaccagni menjadi penyelamat tim setelah gol telatnya pada menit 97 menit 19 detik mampu mengubah keadaan.
Mengupas lebih dalam, penampilan Italia di babak penyisihan grup tidaklah mulus. Pada pertandingan pertama melawan Spanyol, Italia harus mengakui keunggulan La Furia Roja dengan skor tipis 0-1. Kekalahan ini sempat menurunkan moral tim, namun mereka berhasil bangkit di pertandingan kedua melawan Albania. Italia menunjukkan performa yang solid dan memenangkan pertandingan dengan skor 2-1, berkat gol dari Lorenzo Pellegrini dan Federico Chiesa.
Namun, perjalanan Italia kembali tersendat saat menghadapi Kroasia. Pertandingan ini menjadi penentu bagi Italia untuk lolos ke babak 16 besar. Kroasia, yang juga membutuhkan poin untuk lolos, memberikan perlawanan sengit.
Gol dari Luka Modric di babak kedua membuat Italia dalam posisi terjepit. Namun, semangat juang yang tinggi dan taktik yang tepat dari pelatih Roberto Mancini akhirnya membuahkan hasil saat Mattia Zaccagni mencetak gol penyeimbang di masa injury time, memastikan Italia mendapatkan satu poin yang sangat krusial.
Fakta lain yang menarik adalah bagaimana Italia harus berjuang tanpa beberapa pemain kunci mereka yang cedera. Kehilangan pemain seperti Marco Verratti dan Leonardo Spinazzola memberikan dampak signifikan pada performa tim. Namun, pemain-pemain pengganti seperti Manuel Locatelli dan Giovanni di Lorenzo berhasil menunjukkan performa yang baik dan membantu tim mencapai hasil yang diperlukan.
Selain itu, strategi dan taktik yang diterapkan oleh Luciano Spalletti juga menjadi sorotan. Pelatih berpengalaman ini kerap melakukan perubahan formasi dan rotasi pemain untuk menghadapi berbagai situasi di lapangan. Keputusan-keputusan taktis ini, meskipun kadang kontroversial, terbukti efektif dalam membantu Italia meraih poin-poin penting di babak penyisihan grup.
Statistik performa Italia di fase grup Euro 2024:
Pertandingan 3
Gol 3
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022