Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 22 September 2022 | 21.25 WIB

Pembajakan Karya Masih Marak, Manoj Punjabi Minta Negara Turun Tangan

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Masalah pembajakan atas suatu karya masih marak dan menjadi masalah serius bagi para pembuat konten di tanah air. Produser Manoj Punjabi meminta pemerintah harus turun tangan menangani kasus pembajakan secara serius.

"Untuk mengatasinya pemerintah harus turun tangan. Tindak secara tegas. Jika dilakukan secara serius, mungkin dalam 5 tahun ke depan baru akan kita rasakan dampaknya," kata Manoj Punjabi di bilangan Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (21/9).

Manoj sendiri sempat merasakan dampak negatif dari kasus pembajakan ini. Salah satu karya produksinya, Layangan Putus, dibajak oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Dan yang terbaru, film Mencuri Raden Saleh juga dibajak ditayangkan secara ilegal oleh sejumlah website.

Penindakan tegas terhadap pelaku pembajakan harus dilakukan apabila Indonesia menginginkan masalah pembajakan menjadi berkurang. Namun menurut Manoj, terkadang ada saja godaannya untuk menuntaskan. Karena pembajakan melibatkan uang dalam jumlah besar.

Selain menindak tegas pelaku kejahatan pembajakan, pemerintah juga diharapkan resposif dengan mendukung aksi gerakan anti pembajakan. Misalnya dengan memastikan provider internet harus memberikan dukungan penuh pada hal ini.

Misalnya ada pengguna internet akan mengakses website konten ilegal, pihak provider bisa memberikan peringatan untuk tidak mengaksesnya lagi. Namun apabila tak kunjung digubris pengguna, koneksi internet bisa dimatikan sementara waktu.

"Saya berharap media memberikan tekanan karena harus dari pemerintah. Kita bisa mencontoh Amerika misalnya yang serius banget dalam menangani masalah pembajakan," tuturnya.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore