
Photo
JawaPos.com - Setelah rilis pada 6 Agustus lalu di Jepang, petualangan terbaru Monkey D. Luffy dan kru bajak laut Topi Jerami dalam film One Piece: Red akhirnya tayang di Indonesia pada 21 September 2022, hari ini. Dalam film One Piece yang ke-15 ini, sutradara Goro Taniguchi menyajikan aksi Luffy dan kawan-kawan dalam menghadapi musuh baru mereka dalam petualangan semi-musikal yang cukup menyentuh.
Seperti yang sudah pernah dibahas sebelumnya, tokoh antagonis utama di film One Piece: Red adalah seorang penyanyi perempuan bernama Uta. Uta sendiri merupakan putri dari Akagami no Shanks alias Shanks Si Rambut Merah, bajak laut hebat yang dikagumi oleh Luffy.
Tanpa penyampaian yang bertele-tele, One Piece: Red langsung menampilkan sosok Uta di awal film sebagai seorang diva yang bercita-cita menciptakan dunia yang damai lewat nyanyiannya. Rencana ini ia realisasikan dengan mengadakan sebuah konser besar di pulau tempat ia tinggal, Elegia.
Konser tersebut rupanya menjadi ajang reuni bagi Uta dan Luffy, yang ternyata merupakan teman masa kecil. Uta sendiri dulunya merupakan bagian dari kru bajak laut Rambut Merah pimpinan Shanks, sebelum akhirnya secara misterius ia berpisah jalan dengan ayahnya tersebut.
Reuni yang hangat dan penuh keceriaan berubah menjadi pertempuran menegangkan setelah Uta mengetahui bahwa Luffy kini sudah menjadi bajak laut. Kecewa akan hal tersebut, Uta lalu meminta Luffy membuang mimpinya dan berhenti menjadi bajak laut demi kehidupan dunia yang lebih baik.
Saran tersebut tentu saja ditolak mentah-mentah oleh Luffy, yang akhirnya memicu pertarungan antara kedua sahabat itu.
Pada akhirnya, Luffy dan kawan-kawan harus berjuang menghentikan Uta yang ternyata punya rencana mengerikan di balik tujuan mulianya menciptakan perdamaian dunia. Situasi pun kian bertambah runyam setelah sebuah fakta terungkap bahwa ada sebuah sosok jahat yang sudah dengan sabar mengintai dan menanti kehancuran dunia di balik bayang-bayang ketenaran Uta.
Sama seperti film-film One Piece terdahulu, One Piece: Red menyuguhkan action yang menghibur dan memanjakan mata. Kekuatan Uta dari buah iblis Uta-Uta no Mi yang dimakannya membuat film ini semakin semarak dan berwarna.
Sebagai tokoh antagonis utama perempuan pertama di film One Piece, sosok Uta juga bisa dibilang cukup kuat dan membekas. Kisah masa lalunya dengan Shanks yang kemudian membuatnya memutuskan untuk menjadi sosok jahat pun semakin membuat ia pantas disebut sebagai salah satu penjahat terbaik di sepanjang sejarah film One Piece.
Beberapa tokoh pendukung lain yang pastinya tidak asing bagi penggemar One Piece juga dihadirkan di sini, seperti Trafalgar Law, Bepo si beruang putih, Koby, Blueno, Saint Charlos, dan lainnya. Meski minor, kehadiran mereka mampu memberikan bumbu-bumbu yang melengkapi film ini.
Seperti yang disebutkan di atas bahwa One Piece: Red adalah sebuah film semi-musikal di mana banyak adegan nyanyian di dalamnya, layaknya film-film animasi Disney. Penyanyi asal Jepang, Ado, yang dipercaya untuk mengisi suara Uta setiap kali ia bernyanyi, boleh dibilang berhasil membuat film ini semakin bernyawa dengan suaranya.
Walau demikian, elemen ini sejujurnya bisa menjadi pedang bermata dua. Bagi penonton yang kurang menyukai adegan bernyanyi, hal ini mungkin bisa sedikit mengganggu dan membuat bosan.
Dari sudut pandang pribadi, adegan pertarungan Luffy melawan para penjahat di film ini juga tidak seseru dan sebrutal beberapa film pendahulunya, seperti One Piece: Strong World, One Piece: Z, atau One Piece: Stampede.
Hal ini mungkin karena One Piece: Red menghadirkan sosok perempuan sebagai penjahat utamanya, plus dia adalah teman kecil Luffy. Akhirnya, sangat kentara bahwa sutradara Goro Taniguchi 'menahan' Luffy untuk membuat Uta babak belur seperti musuh-musuh sebelumnya.
Secara keseluruhan, One Piece: Red mungkin bukanlah film One Piece terbaik sejauh ini. Namun, bagi para penggemar yang sudah menunggu cukup lama kehadiran film ini, One Piece: Red jelas tidak boleh dilewatkan.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
