
Salah satu scene dalam remake film Pengabdi Setan yang akan tayang 28 September
JawaPos.com – Siapa sangka, Pengabdi Setan, film horor yang fenomenal di tahun 1980an, akan kembali meneror penonton Indonesia pada 28 September. Adalah Joko Anwar, sosok sutradara di balik garapan film remake dengan gaya dan sinematografi kekinian itu. Joko mengajak aktris Tara Basro dan Dimas Aditya untuk menyukseskan film itu.
Pada 1980an, film itu digarap oleh sutradara Sisworo Gautama Putra dan fenomenal hingga ke mancanegara. Di era milenial, Joko Anwar membuatnya lebih merinding. Dalam konferensi pers Rabu (21/9), para kru film Pengabdi Setan bercerita usaha Joko Anwar untuk meyakinkan Rapi Film agar mau menggarap film itu.
“Setelah kami menonton film itu, kami puas dengan hasilnya. Bung Joko, very Good Job, filmnya bagus. Kami akan berusaha menjual film ini juga ke luar negeri seperti kesuksesan di tahun 1980an,” kata Produser Eksekutif Rapi Film Sunil Samtani.
Semula, pihak Rapi Film tak yakin dengan apa yang digagas Joko Anwar dalam film itu. Namun, dengan kegigihan Joko Anwar ditambah peluncuran film pendek untuk memantik para produser tergugah dan berubah pikiran. Akhirnya, harapan dan impian Joko Anwar terwujud.
“Kami tadinya ragu, mau diapakan film ini oleh Joko Anwar. Namun setelah baca skenario Joko secara penuh sebanyak 40an halaman. Waktu baca halaman 30-35, sempat ada telepon masuk dan kaget banget. Saking seramnya (skenario). Puas sekali, fantastis luar biasa,” papar Sunil.
Film Pengabdi Setan edisi milenial bercerita tentang seorang ibu yang meninggal. Sama seperti versi aslinya. Kemudian, arwahnya kembali lagi untuk menjemput anak-anaknya. Tara Basro yang memiliki tiga orang adik laki-laki menjadi sosok sentral dalam mempertahankan keluarga.
Tak bisa dipungkiri, kesuksesan film itu tak lepas dari pengaruh Joko Anwar. Bahkan, Joko membuat film itu banjir pujian sebelum tayang di bioskop. Percaya atau tidak, Joko sudah mengejar dan merayu Rapi Film selama 10 tahun. Nmaun baru terwujud di tahun 2017.
“Saya senang banget film ini dari dulu. Saya mengejar Rapi Film sejak 10 tahun lalu. Ayo dong bikin film Pengabdi Setan. Tapi responnya cuma ‘Oh ya ntar ya’ yang artinya enggak minat. Tapi saya push-push terus sampai wartawan tanya film apa yang ingin saya garap, saya jawab Pengabdi Setan,” ungkap Joko.
Tidak hanya itu, Joko sempat mendengar dua tahun lalu film itu akan digarap oleh sutradara lainnya. Itu benar-benar menghancurkan hatinya dan membuatnya hampir menangis. Sampai dia berusaha merayu Rapi Film dengan membuat film pendek sebagai pancingan Pengabdi Setan. Usahanya kerasnya tak sia-sia.
“Lalu saya dipanggil, mau apa sih itu Joko kok ingin banget? Penulisannya sih sudah lama, tapi prosesnya sebentar banget, 2-3 minggu. Dan responsnya Yes or No? Akhirnya jodohnya baru sekarang,” tegas Joko.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Prediksi Skor Al-Hilal vs Al-Gharafa di Liga Champions Asia: Gabriel Martinelli Cetak Gol Lagi!
Prediksi Genoa vs Sudtirol: Rotasi De Rossi Jadi Sorotan, Laga Coppa Italia Bisa Berlangsung Sengit
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Osasuna di Liga Spanyol: Los Colchoneros Menang di Metropolitano

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022