alexametrics

Film Mendadak Kaya Siap Hadirkan Persoalan Masyarakat Dibalut Komedi

14 Juni 2019, 09:37:00 WIB

JawaPos.com – Setelah sukses memerankan tokoh ikonik dalam DOA: Cari Jodoh pada 2018, kini Fedi Nuril, Pandji Pragiwaksono, dan Dwi Sasono siap kembali mengocok perut penonton lewat film Mendadak Kaya. Ditayangkan pada 20 Juni 2019, Mendadak Kaya merupakan film lanjutan dari DOA: Cari Jodoh.

Para tokoh utama yakni Doyok (Fedi Nuril), Otoy (Pandji Pragiwaksono), dan Ali Oncom (Dwi Sasono) akan memberikan sentuhan berbeda dari film sebelumnya. Namun, film garapan rumah produksi MD Pictures dengan sentuhan garapan Anggy Umbara dan produser Manoj Punjabi tersebut tetap menyajikan drama komedi yang konyol.

“Ceritanya beda sama sekali, universe-nya sama, disebutnya kampung Poskota. Tapi ceritanya beda. Kalau kemarin cari jodoh untuk Doyok nah kali ini terjebak pada situasi 3 orang pemalas tetapi harus kerja. Dan tiba-tiba mendadak kaya,” jelas Pandji Pragiwaksono saat promo film di kantor Jawa Pos Gedung Graha Pena, Jakarta, Rabu (12/6).

Film Mendadak Kaya menghadirkan cerita yang dekat dengan masyarakat. Dalam trailer terlihat kalau ketiga tokoh di dalamnya harus bekerja susah payah untuk menjadi kaya. Salah satu caranya dengan tipu-tipu atau berpura-pura menjadi pengemis, gelandangan, hingga difabel. Gambaran itu menjelaskan bahwa beberapa cara untuk mencari uang banyak yang dilakukan dengan jalan pintas.

“Dan dalam kehidupan sehari-hari kadang orang juga melihat atau menilai seseorang dari luarnya sih,” ungkap Pandji.

Mungkinkah mendadak kaya sungguhan? Ketika ditanya soal itu, Fedi Nuril, dan Pandji Pragiwaksono menjawabnya dengan gaya candaannya. Menurut mereka, bisa saja terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Namun diakuinya, bahwa mencari uang saja bukan hal yang mudah.

“Susah lah buat saya cari duit. Saya ada yang cari duit sampai harus naik gunung, sampai harus menyelam di laut, sit up di aspal panas,” kata Fedi tersenyum.

Banyolan berbeda dilontarkan oleh Pandji. Menurutnya, asalkan semua pekerjaan dikerjakan dengan tanpa beban maka semjuanya akan lebih mudah.

“Enggak susah lah, kalau Fedi terlalu dirasa sering ngeluh. Saya ada yang nawarin pekerjaan pun sudah bersyukur,” kata Pandji terbahak-bahak.

Namun untuk bisa menjadi kaya mendadak, Fedi dan Pandji sepakat bahwa seseorang bisa saja menjadi kaya karena mendapat warisan. Meski gaya menjawabnya juga disertai humor.

“Saya enggak yakin warisan orang tua saya jatuh ke tangan saya,” tukas Pandji tertawa.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Marieska Harya Virdhani



Close Ads