
Photo
JawaPos.com – Libur panjang akhir bulan ini dimanfaatkan oleh sejumlah orang untuk liburan keluar kota. Mereka bahkan sudah merencanakannya dari jauh-jauh hari. Namun hal itu tidak dilakukan presenter Ramzi. Sebab dia masih takut untuk liburan mengingat pandemi Covid-19 belum berakhir.
"Sempat kepikiran ya (buat liburan) tapi di rumah aja lah. Kondisinya masih kayak gini," aku Ramzi saat ditemui di bilangan Tendean Jakarta Selatan, Sabtu (24/10).
Ramzi mengaku lebih senang berada di rumah pada momen seperti sekarang. Terkecuali memang ada tuntutan pekerjaan yang mengharuskan pemeran Badrun dalam sinetron Cintaku di Rumah Susun itu harus keluar rumah.
Mau tidak mau Ramzi harus keluar rumah demi profesionalitas kerja dan demi menutupi kebutuhan hidup diri dan keluarga. Namun menurutnya, kalaupun ada yang memilih berlibur saat pandemi, itu tidak masalah asalkan mengikuti protokol kesehatan.
Ramzi malah berharap tempat-tempat wisata yang dibuka mengikuti protokol kesehatan supaya libur panjang kali ini tidak menambah jumlah kasus Covid-19. Ramzi secara pribadi mendukung apabila tempat wisata atau tempat rekreasi kembali dibuka dengan catatan mengikuti protokol kesehatan yang ketat.
Dia setuju karena hal itu akan menggerakkan perekonomian. Orang-orang yang bekerja di sektor ini pun kembali mendapat penghasilan.
"Mudah-mudahan semua sektor bergerak, terutama pariwisata dan perhotelan," tutur Ramzi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022