
Nikita Mirzani mendatangi Markas Polres Metro Jakarta Selatan. Kedatangannya ini terkait adanya pemeriksaan tambahan atas kasus dugaan penelantaran anak Dipo Latief pada Kamis,14 Oktober 2021. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com
JawaPos.com - Fahmi Bachmid, kuasa hukum Nikita Mirzani, mengungkap adanya kesepakatan antara Nikita Mirzani dengan penyidik Polresta Serang Kota sebelum kliennya diperbolehkan pulang tadi malam. Kesepakatan tersebut berkaitan dengan wajib lapor yang harus dijalani secara rutin.
"Sebelum disuruh keluar dari ruangan, ada sebuah kesepakatan Niki wajib datang dan tidak boleh tidak datang. Kalau pun ada keperluan lain harus menyampaikan kepada penyidik, harus ada pemberitahuan misalnya maaf agak terlambat datangnya, tapi wajib (datang)," kata Fahmi Bachmid di Polresta Serang Kota, Jumat (22/7).
Mewakili Nikita Mirzani, Fahmi menyampaikan ucapan terima kasih secara khusus ke pihak Polda Banten. Karena berkat permintaan dari Polda Banten, menurut Fahmi, tidak dilakukan penahanan terhadap Nikita Mirzani.
"Terima kasih kepada Kapolda Banten yang betul betul memperhatikan permasalahan Nikita Mirzani, memperhatikan keberadaan Niki yang mempunyai 3 orang anak. Kapolda Banten meminta supaya tidak dilakukan penahanan kepada Niki karena Niki mempunyai 3 orang anak," jelas Fahmi.
Selain itu, Nikita Mirzani melalui pengacaranya juga mengucapkan terima kasih kepada humas Polda Banten, kapolres, kasatreskrim Polresta Serang Kota dan penyidik yang telah memberikan hak-hak kepada Nikita selama masa penangkapan, termasuk diberi kesempatan bintang film Nenek Gayung menjelaskan permasalahan yang menjeratnya ketika diperiksa.
Nikita Mirzani senang dirinya tidak ditahan boleh pulang ke rumahnya tadi malam. Menurut Niki, anak yang paling tidak bisa ditinggalkan olehnya adalah si bungsu.
"Arkana itu tidak bisa jauh dari aku. Kalau misalkan pergi kemana pasti komunikasi lewat video call. Tapi kalau di sini (Polresta) kan tidak bisa," kata Nikita Mirzani.
Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Shinto Silitonga menyampaikan, penyidik tidak menahan Nikita Mirzani dengan pertimbangan kemanusiaan. Artis kontroversial tersebut harus menemani 3 orang anaknya. Kendati tidak ditahan, Niki dikenakan wajib lapor.
"Wajib lapor satu minggu satu kali. Kami sudah sampaikan ke ibu NM dan beliau menyanggupi," kata Kombes Pol Shinto Silitonga
Diketahui, Nikita Mirzani ditangkap saat berada di mal Senayan City Jakarta pada Kamis (21/7). Penangkapan terhadap Niki dilakukan sekitar pukul 14.50 WIB dan langsung dibawa ke Polresta Serang Kota untuk menjalani agenda pemeriksaan.
Kasus yang menjerat Nikita Mirzani ini berkaitan dengan laporan yang dibuat Dito Mahendra, kekasih Nindy Ayunda. Niki dilaporkan terkait kasus dugaan pencemaran nama baik ke Polresta Serang Kota pada 16 Mei 2022. Laporannya teregister dengan nomor perkara LP/B/263/V/2022/SPKT.C/POLRESTA SERANG KOTA/POLDA BANTEN. Dalam kasus ini, Nikita Mirzani meyandang status sebagai tersangka.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
