
Nikita Mirzani zaat bercerita tentang tagihan listrik yang mencapai puluhan juta. (Abdul Rahman/JawaPos.com)
JawaPos.com - Usai dilakukan penjemputan paksa di mal Senayan City Jakarta pada Kamis (21/7), Nikita Mirzani menjalani periksaan dengan status sebagai tersangka tadi malam. Namun berhubung ibu 3 anak itu kelelahan, proses pemeriksaan tidak dilanjutkan dan baru akan dilanjutkan pada hari ini.
"Tadi sempat ada beberapa pertanyaan tapi tidak dilanjutkan karena lelah. Saya minta pemeriksaan dilakukan besok," kata Fahmi Bachmid, kuasa hukum Nikita di Polresta Serang Kota Kamis (21) malam.
Fahmi diketahui sedang berada di luar kota saat Nikita Mirzani diamankan. Mengetahui hal tersebut, dia pun bergegas pulang ke Jakarta untuk memberikan pendampingan hukum. Fahmi Bachmid pun dapat mendampingi Nikita Mirzani jalani pemeriksaan tadi malam.
"Mudah mudahan sebelum salat Jumat atau kalau tidak, habis salat Jumat dilanjutkan agenda pemeriksaannya," lanjut Fahmi Bachmid.
Dia menegaskan menghormati langkah yang ditempuh pihak kepolisian dari Polresta Serang Kota melakukan penjemputan paksa tethadap kliennya. Fahmi Bachmid mengaku tidak akan mempersoalkannya.
Disinggung soal penjemputan paksa dilakukan penyidik lantaran Nikita Mirzani dianggap kurang koperatif setelah beberapa kali tidak menghadiri agenda pemeriksaan penyidik, Fahmi mengaku hal itu merupakan suatu penilaian.
"Kalau dikatakan mangkir itu pemahaman, penilaian. Niki berkirim surat supaya dilakukan penundaan," katanya lebih lanjut.
Kasus yang menjerat Nikita Mirzani ini berkaitan dengan laporan yang dibuat Dito Mahendra, kekasih Nindy Ayunda. Niki dilaporkan terkait kasus dugaan pencemaran nama baik ke Polresta Serang Kota pada 16 Mei 2022. Laporannya teregister dengan nomor perkara LP/B/263/V/2022/SPKT.C/POLRESTA SERANG KOTA/POLDA BANTEN.
Dalam kasus ini, Nikita Mirzani telah meyandang status sebagai tersangka.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
