
JawaPos.com - Caca Tengker dikenal sebagai publik figur yang memiliki kepedulian pada dunia parenting dan kesehatan anak. Saudara kandung Nagita Slavina itu menganggap penting bagi seorang ibu dalam merawat kecantikan diri sebelum merawat si buah hati.
Caca Tengker berpandangan, perlu merawat diri untuk menanamkan rasa cinta pada diri sendiri sebelum mengalirkan energi cinta kepada buah hatinya. Hal itu diungkap Caca Tengker dalam acara launching buku berjudul 'Ibu Hamil & Menyusui Berhak Tampil Cantik' dan 'Kulit Terawat Anak Sehat' karya dr. Tina Wardhani Wisesa, SpKK (K), FINSDV, FAADV.
"Kedua buku ini bisa menjadi pedoman bagi para wanita yang sudah menjadi ibu. Karena orang tua itu butuh untuk merawat dirinya sendiri sebelum merawat dan memberikan kebutuhan anak," kata Caca Tengker di bilangan SCBD Sudirman Jakarta Selatan, belum lama ini.
Hal senada disampaikan dr. Tina Wardhani.Dia mengatakan merawat diri bagi seorang ibu merupakan bagian dari menghargai diri. Dan untuk melakukan hal tersebut, tentu harus diimbangi dengan pengetahuan yang cukup.
dr. Tina Wardhani yang sudah lebih dari 26 tahun mengabdi di dunia kesehatan khususnya di bidang kulit dan kelamin merasa tergerak untuk mengedukasi masyarakat lewat buku yang ditulisnya. Buku tersebut mengungkap gaya hidup yang kurang tepat terjadi di masyarakat dan berbagai mitos yang berkembang secara turun–temurun namun tidak sesuai dengan fakta.
Selain itu, buku karyanya tersebut juga menjelaskan secara terperinci mengenai kondisi kulit dalam keadaan normal/ fisiologis maupun bagaimana kondisi penyakit/ patologis sesuai kelompok usia, serta menyajikan kiat-kiat melakukan penanganan sehari-hari sehingga dapat mencegah sebelum timbulnya gangguan pada kulit.
Diungkapkan dr. Tina, suatu kegembiraan bagi dirinya bisa hadirkan buku untuk memberikan informasi yang positif kepada masyarakat. Proses pembuatan dua buku tersebut dikerjakan cukup lama sejak tahun 2020 dan baru bisa dirilis beberapa waktu lalu.
“Ini merupakan impian saya sejak lama agar dapat membagikan ilmu. Bukan saja yang bersifat medis, tetapi juga banyak faktor yang berperan di sekeliling kita yang dapat berpengaruh terhadap timbulnya masalah pada kulit dan kelamin. Lewat buku saya ingin mengedukasi masyarakat agar dapat mencegah terjadinya masalah atau gangguan pada kulit," tutur dr. Tina.
Dia bercerita, selama pandemi melanda Indonesia, dia memiliki banyak waktu untuk menulis. Dia pun memanfaatkan momen tersebut dengan menulis buku, mengumpulkan sejumlah referensi dalam jurnal, textbook, dan juga tulisan-tulisan yang telah dia buat sebelumnya.
dr. Tina memutuskan menulis buku untuk memberikan informasi dan edukasi ke masyarakat setelah sekitar 26 tahun berkarir sebagai dokter, mendapat inspirasi dari orang tuanya. Almarhum ayahnya merupakan seorang dosen dan juga penulis.
“Beliau juga membuat buku ajar yang digunakan di lingkungan mahasiswa di pusat pendidikan. Almarhumah Ibu saya adalah seorang guru, beliau juga menjadi inspirasi dengan mengajar dan menulis. Mereka merupakan tauladan bagi saya dalam penulisan buku," jelas dr. Tina.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
