
Mustafa Debu dalam pelucuran program Semua Membacanya dan gema Salawat di Jakarta secara virtual Sabtu malam (5/9). (Hilmi Setiawan/Jawa pos)
JawaPos.com - Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menanamkan budaya literasi pada anak sejak dini. Seperti dungkapkan musisi Mustafa Debu saat peluncuran program Semua Membacanya dan Gema Salawat secara virtual Sabtu malam (5/9).
Mustafa menceritakan, agar keluarga mengenal dan memahami literasi, ia hanya perlu memberikan contoh langsung. Misalnya, saat ini sedang kembali mempelajari cara menulis bahasa Arab dengan indah atau kaligrafi. Kegiatan menulis kaligrafi itu dia lakukan di rumah sehingga dapat dengan mudah disaksikan keluarganya.
"Ini karya-karya saya," katanya sambil menunjukkan langsung tulisan kaligrafinya.
Baginya, memberikan contoh langsung dianggap sangat penting ketimbang meminta atau menyuruh anaknya melakukan sesuatu. Sebab, anak-anak akan melakukan sesuatu jika mereka melihat contoh dari orang tuanya.
Contoh lainnya adalah dia sering membaca buku di rumah bersama keluarga. Bahkan Mustafa mengikuti lomba. Sehingga dia bisa menunjukkan langsung kepada keluarganya, bahwa dia sendiri juga membaca. Seperti lomba Semua Membacanya.
Sedeikit informasi, lomba Semua Membacanya mengharuskan peserta membaca cerita Nabi Muhammad dari buku Cahaya Abadi Muhammad karya Muhammad Fethullah Gulen dan Sirah Nabawiyah karya Syaikh Shafiruyyahman Al Mubarakfuri. Nantinya setiap peserta akan mengikuti kuis secara online dengan soal yang sudah disiapkan panitia
Guru besar Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan penasehat Majalah Mata Air Prof Ilza Mayuni lomba membaca seperti itu bisa mengukir sejarah baru. Yaitu sejarah meningkatkan budaya literasi. ’’Juga mendukung Gerakan literasi nasional yang lima tahun terakhir digalakkan oleh pemerintah,’’ katanya.
Ilza mengatakan para peserta tidak hanya membaca cerita Nabi Muhammad. Tetapi juga mendalami sejarahnya dalam menyebarkan ajaran Islam yang rahmatan lil alamin. Menurut dia penting bagi umat Islam untuk mempelajari tentang kepemimpinan dan akhlak mulia Nabi Muhammad untuk diterapkan di kehidupan masa kini.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=rMo1DLaZnWY

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
