
c
JawaPos.com - Kasus prank laporan polisi soal KDRT dilakukan Baim Wong dan Paula Verhoeven dipastikan akan ditindaklanjuti oleh penyidik. Setelah Kombes Ade Ary Syam Indradi resmi dilantik sebagai Kapolres Metro Jakarta Selatan pada hari ini, kasus yang menjadi perhatian masyarakat akan mendapat perhatian serius dan akan ditangani secara cepat, termasuk kasus Baim-Paula.
"Mulai besok sudah bisa bekerja untuk menangani hal-hal yang menjadi perhatian masyarakat," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan di Polda Metro Jaya, Selasa (4/10).
Lebih lanjut, pemanggilan terhadap Baim Wong guna dimintai keterangan kenapa dia bisa membuat konten semacam itu, apa motivasinya dan lain-lain. Hasil pemeriksaan Baim Wong nanti akan menjadi bahan pertimbangan penyidik ada tidaknya unsur pidana dalam kasus ini.
Zulpan juga mengatakan, kasus yang dilakukan Baim Wong dengan membuat konten prank laporan polisi tidak dapat dibenarkan secara hukum. Sebab laporan polisi tidak boleh dijadikan bahan candaan.
"Tidak dibenarkan membuat laporan palsu di kepolisan. Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan ini karena perbuatan tidak terpuji dan melawan hukum," jelasnya lebih lanjut.
Diketahui, Baim Wong dan Paula Verhoeven resmi dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan oleh Sahabat Polisi yang diwakili oleh Zanzabella selaku Direktur Sosial dan Budaya. Laporan dibuat pada Senin (3/10).
Laporan polisi dibuat karena prank yang dilakukan Baim Wong dinilai memuat konten pembodohan masyarakat. Selain itu, Sahabat Polisi juga keberatan institusi polisi seperti dijadikan main-main.
"Makanya kami harus bertindak untuk menjaga nama baik institusi Polri," ujar Zanzabella di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (3/10).
Laporan terhadap Baim Wong dan Paula Verhoeven terdaftar dengan nomor LP/B/2386/X/2022 Polres Metro Jakarta Selatan tertanggal 3 Oktober 2022. Keduanya dijerat dengan Pasal laporan bohong Pasal 220 KUHP.
Seperti diberitakan sebelumnya, prank KDRT yang dibuat Baim Wong dan Paula Verhoeven diunggah di YouTube pada Minggu (2/10) dengan judul 'Baim KDRT, Paula Jalani Visum. Nonton sebelum di-Takedown'.
Pada bagian awal video memuat iklan. Baru kemudian konten masuk ke prank KDRT. Dalam video, terlihat Baim Wong dan Paula merencanakan untuk membuat laporan KDRT untuk tujuan prank sejak masih berada di rumah. Mereka lantas mendatangi salah satu kantor polisi di bilangan Jakarta Selatan untuk membuat laporan polisi.
Setibanya di kantor polisi, Paula mengaku dirinya mengalami KDRT dari Baim Wong. Polisi kaget atas pernyataan sang model. Sebab baru beberapa hari lalu KDRT terjadi pada pasangan Rizky Billar- Lesti.Baru beberapa menit Paula berbincang dengan petugas, tiba-tiba Baim Wong datang dan polisi baru mengetahui kalau itu adalah prank.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
