Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 11 September 2026 | 07.46 WIB

PRCI Tegaskan Pentingnya Hak Cipta di Dunia Pendidikan

Jumpa pers PRCI dan EcoSocioTech School tentang pentingnya hak cipta di dunia pendidikan. (Abdul Rahman/JawaPos.com) - Image

Jumpa pers PRCI dan EcoSocioTech School tentang pentingnya hak cipta di dunia pendidikan. (Abdul Rahman/JawaPos.com)

JawaPos.com - Perkumpulan Reproduksi Cipta Indonesia (PRCI) bersama EcoSocioTech School (EST), yang sebelumnya dikenal sebagai Sekolah HighScope Indonesia, memperkuat komitmen terhadap penghormatan hak cipta di lingkungan pendidikan. 

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan lisensi penggunaan lanjutan (secondary use) untuk karya cipta buku dan karya tulis lainnya.

"Perjanjian lisensi antara PRCI (LMK dibidang buku) dan EcoSocioTech School (EST) merupakan berita bagus bagi dunia hak cipta di Indonesia," kata Candra Darusman selaku konsultan PRCI di bilangan Jakarta Selatan, Kamis (10/9).

"Sebagai penghormatan atas hak cipta buku dan inisiator gerakan moral, EST memperoleh lisensi sekaligus memberikan hak ekonomi kepada penulis dan penerbit atas kegiatan fotokopi (secondary use) buku-buku yang digunakan oleh sekolah dalam kegiatan pengajaran. Mulai hari ini bukan saja pencipta lagu mendapatkan royalti, tetapi pencipta buku juga mulai bisa mendapatkannya melalui LMK PRCI," imbuhnya.

Langkah ini dinilai penting mengingat buku dan berbagai karya literasi menjadi bagian tidak terpisahkan dari kegiatan belajar mengajar. Dalam praktiknya, sebuah karya tidak hanya dibaca secara langsung, tetapi juga kerap dimanfaatkan kembali untuk kebutuhan pembelajaran, penggandaan materi, hingga aktivitas akademik lainnya.

Melalui lisensi penggunaan sekunder, pemanfaatan karya dapat dilakukan dalam ruang lingkup yang telah diatur sekaligus tetap memberikan penghargaan terhadap hak ekonomi penulis, penerbit, maupun pemegang hak cipta.

Bagi PRCI, persoalan hak cipta di sektor pendidikan tidak semata-mata berkaitan dengan aspek hukum atau pemenuhan kewajiban lisensi. Yang tidak kalah penting adalah membangun kesadaran sejak dini tentang bagaimana sebuah karya seharusnya digunakan dan dihargai.

Gerakan Moral tersebut menjadi salah satu alasan PRCI menggandeng EcoSocioTech School. Melalui lingkungan pendidikan, pemahaman tentang hak cipta diharapkan tidak berhenti pada aturan, tetapi berkembang menjadi kebiasaan dan karakter dalam kehidupan sehari-hari.

Guru memiliki peran penting dalam proses tersebut. Selain mengajarkan materi pelajaran, guru diharapkan dapat menjadi teladan dalam menggunakan buku dan karya intelektual secara bertanggung jawab.

Editor: Abdul Rahman
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore