
Drayang Kijang Kencana 2026 akan digelar di TIM, Jakarta, pada 13 September 2026. (istimewa)
JawaPos.com - Pertunjukan musikal wayang Drayang Kijang Kencana kembali menyapa penonton setelah sebelumnya sukses dipentaskan pada 2025. Kali ini, karya produksi Swargaloka tersebut akan hadir dengan penguatan konsep artistik, termasuk rencana menghadirkan Live Gamelan Orchestra, pada 13 September 2026 di Teater Besar Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta.
Mengangkat kisah klasik Ramayana dari sudut pandang yang berbeda, Drayang Kijang Kencana mencoba membawa cerita wayang lebih dekat dengan penonton masa kini, khususnya generasi muda. Perpaduan drama, tari, musik, koreografi, multimedia, hingga tata cahaya menjadi kekuatan utama pertunjukan yang dikemas dalam format musikal modern.
Pementasan tahun ini mengusung tajuk “Semakin Istimewa” dan akan dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama berlangsung pukul 15.00–17.00 WIB, sementara sesi kedua digelar pukul 20.00–22.00 WIB.
Produser Drayang Kijang Kencana, Bagaskoro Putro, mengatakan bahwa keputusan untuk kembali mementaskan karya tersebut didasari keinginan untuk menjangkau lebih banyak penonton yang belum sempat menyaksikan pertunjukan sebelumnya.
“Drayang Kijang Kencana masih memiliki perjalanan yang panjang. Kami merasa masih banyak penonton yang belum sempat menyaksikan karya ini, sekaligus masih banyak generasi muda yang belum pernah menikmati kisah wayang dalam kemasan pertunjukan musikal,” ujar Bagaskoro.
Menurutnya, kehadiran kembali Kijang Kencana juga menjadi upaya menunjukkan bahwa cerita wayang tetap dapat memiliki tempat di tengah perkembangan industri hiburan modern.
Di tengah banyaknya pilihan pertunjukan kontemporer, wayang dinilai tetap mampu hadir dengan bahasa artistik yang segar, emosional, dan dekat dengan kehidupan penonton masa kini. Melalui pendekatan tersebut, Drayang berusaha menjembatani kekayaan tradisi dengan estetika panggung modern.
Creative Director Bathara Saverigadi Dewandoro mengungkapkan bahwa pementasan kedua Kijang Kencana tidak sekadar mengulang pertunjukan sebelumnya. Meski tetap mempertahankan ruh utama cerita, sejumlah elemen artistik akan diperkuat untuk menghadirkan pengalaman yang lebih imersif.
Salah satu pembaruan yang menjadi perhatian adalah kehadiran Live Gamelan Orchestra. Musik gamelan nantinya tidak hanya berfungsi sebagai pengiring adegan, tetapi menjadi bagian penting dalam membangun energi dan emosi sepanjang pertunjukan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022