
Vicky Prasetyo. (istimewa)
JawaPos.com - Vicky Prasetyo membuka peluang penyelesaian damai dalam laporan dugaan penipuan dan penggelapan yang menyeret namanya atas pembangunan Gedung Gladiator. Setelah menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya selama kurang lebih 5 jam dalam tahap penyidikan, pihak Vicky bakal melakukan pengajuan restorative justice atau RJ dalam waktu dekat.
Pria yang dikenal dengan julukan Gladiator itu memenuhi panggilan penyidik pada Jumat (28/8) dan dicecar dengan puluhan pertanyaan oleh penyidik. Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari proses pendalaman atas laporan yang berkaitan dengan kasus penipuan dan penggelapan pembangunan Gedung Gladiator.
Kuasa hukum Vicky Prasetyo, Agustinus Nahak, mengatakan pihaknya akan mengirimkan surat kepada penyidik Polda Metro Jaya untuk membahas kemungkinan penyelesaian perkara melalui mekanisme mediasi atau restorative justice.
Menurut Agustinus, sebelum perkara berlanjut ke tahapan berikutnya, terdapat peluang bagi pihak Vicky untuk menempuh jalan damai dengan Rara, investor yang merupakan korban.
“Kita akan kirimkan surat kepada penyidik Polda Metro Jaya, karena memang tahapannya dilalui dulu, yaitu tahapan mediasi,” kata Agustinus.
Ia menjelaskan, restorative justice memiliki sejumlah persyaratan. Di antaranya, permohonan diajukan oleh pihak terlapor dan mendapat persetujuan dari pelapor.
Selain itu, kata Agustinus Nahak, ketentuan mengenai ancaman pidana dalam perkara yang ditangani juga menjadi salah satu aspek yang diperhatikan dalam proses penerapan restorative justice.
"Yang ketiga, ancaman hukumannya tidak lebih dari 5 tahun," paparnya.
Agustinus menilai, apabila kedua belah pihak mencapai kesepakatan dan memilih berdamai dengan syarat yang disetujui bersama, perkara yang menyeret Vicky Prasetyo berpotensi dihentikan sesuai mekanisme hukum yang berlaku.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Prediksi Skor Rennes vs Olympiakos: Tuan Rumah Andalkan Kekuatan Bermain di Roazhon Park
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Club Brugge di Liga Champions: Blauw-Zwart Bidik Kemenangan Tandang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Bonek Murka! Persebaya Dibantai Kendal Tornado, Uston Nawawi Gantikan Tavares?
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
8 Hal yang Dianggap Membosankan oleh Ekstrovert, tetapi Justru Menjadi Kebahagiaan bagi Introvert

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022