
Tim Curry, yang dikenal publik usai memerankan Frank-N-Furter dalam film The Rocky Horror Picture Show, meninggal dunia. (BBC)
JawaPos.com - Tim Curry, aktor Inggris yang dikenal luas lewat perannya sebagai Dr. Frank-N-Furter dalam film The Rocky Horror Picture Show, meninggal dunia di usia 80 tahun.
Tim Curry mengembuskan napas terakhir di kediamannya di Toluca Lake, Los Angeles, pada Selasa, 25 Agustus 2026. Kabar duka tersebut dikonfirmasi oleh manajer sekaligus sahabat lamanya, Marcia Hurwitz.
Hurwitz menyebut Curry meninggal dunia dengan tenang di rumahnya. Hingga kabar ini diberitakan, penyebab kematian sang aktor belum diungkapkan ke publik.
Curry meninggalkan karier panjang selama lebih dari lima dekade dengan karya yang membentang dari panggung teater, film, televisi, hingga pengisi suara.
Dilansir dari BBC, nama Tim Curry melekat kuat pada karakter Frank-N-Furter. Ia pertama kali memerankan tokoh ilmuwan flamboyan tersebut dalam pertunjukan The Rocky Horror Show di London pada 1973, sebelum kembali membawanya ke layar lebar melalui The Rocky Horror Picture Show pada 1975.
Film yang dibintangi Susan Sarandon, Barry Bostwick, dan Richard O'Brien itu memang tidak langsung menjadi kesuksesan besar ketika pertama kali dirilis. Namun, seiring waktu, The Rocky Horror Picture Show berkembang menjadi fenomena budaya pop dengan basis penggemar lintas generasi. Peran Curry sebagai Frank-N-Furter menjadi salah satu elemen paling ikonik dari film tersebut.
Karier Curry sebenarnya jauh lebih luas daripada karakter Frank-N-Furter. Ia tampil dalam sejumlah film populer, termasuk Annie (1982), Clue (1985), Legend (1985), Home Alone 2: Lost in New York (1992), hingga Muppet Treasure Island (1996). Ia juga dikenal sebagai pengisi suara dalam berbagai proyek animasi dan produksi televisi.
Bagi penggemar horor, Curry memiliki warisan lain yang tidak kalah kuat. Ia memerankan Pennywise dalam miniseri televisi It pada 1990, yang diadaptasi dari novel Stephen King. Penampilannya sebagai badut mengerikan tersebut membuat Curry semakin dikenal sebagai aktor yang mampu berpindah dari karakter eksentrik ke sosok menyeramkan dengan sangat meyakinkan.
Kemampuan akting Curry juga mendapat pengakuan di panggung Broadway. Ia tiga kali masuk nominasi Tony Awards, masing-masing untuk perannya dalam Amadeus, My Favorite Year, dan Spamalot. Penghargaan dan nominasi tersebut memperlihatkan bahwa reputasinya tidak hanya dibangun melalui film-film populer, tetapi juga lewat kiprahnya sebagai aktor teater.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Matheus Lagoa Segera Bela Persebaya Surabaya, Cedera Betis Pulih, 30 Gol Jadi Modal
5 Cara Menemukan Jodoh Bagi Orang Introvert Yang Tidak Suka Bersosialisasi
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri
Prediksi Al Ittihad vs Al Ain di ACL Elite, Tuan Rumah Lebih Diunggulkan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022