Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 12 Juli 2026 | 23.05 WIB

Pesulap Merah Bongkar Cerita Pesugihan Artis di Kanal YouTube Jejak Backpacker Ternyata Settingan, Narsum Dibayar Rp 150 Ribu

Marcel Radhival, si Pesulap Merah. (Instagram: marcelradhival1) - Image

Marcel Radhival, si Pesulap Merah. (Instagram: marcelradhival1)

JawaPos.com - Marcel Radhival atau Pesulap Merah geram dengan konten video dalam podcast Jejak Backpacker yang menampilkan mantan asisten artis, seorang perempuan bernama Fitri sebagai bintang tamu dan menceritakan pengalaman pesugihan yang terjadi dalam hidup artis tempatnya bekerja.

Ternyata podcast tersebut diduga hanya settingan atau rekayasa dengan naskah cerita yang sudah disiapkan. Menurut Marcel Radhival, ceritanya disesuaikan dengan kehidupan artis tertentu yang sedang menjadi pusat perhatian publik agar gampang viral dan kontennya dapat ditonton oleh banyak orang.

"Untuk menutupi konten settingan agar tidak terbongkar settingannya, memang perlu cari kambing hitam. Besok-besok gue bayar orang ah buat pura-pura jadi asisten artis yang pesugihan lalu naskah ceritanya gue mirip-miripin sama kehidupan seorang artis biar viewsnya ramai dan bisa memperkaya diri tanpa peduli merugikan orang lain atau tidak," sindir Pesulap Merah.

Pesulap Merah melalui unggahan akun Instagram pribadinya menampilkan pernyataan dari orang yang sempat menjadi narasumber di kanal YouTube Jejak Backpacker.

"Aku tahu kenapa Jejak Backpacker tidak mau memberi nomor contact Fitri (terduga mantan asisten artis yang ambil pesugihan di gunung Kawi). Aku pernah jadi salah satu narsum di podcast Jejak Backpacker," ungkapnya.

Pada slide berikutnya, orang yang berkomunikasi dengan admin Pesulap Merah mengaku narasumber yang mau diajak settingan dalam podcast tersebut dibayar dengan sangat kecil hanya sekitar Rp 150 ribu hingga Rp 300 ribu.

Ada juga yang menginformasikan kepada Pesulap Merah mengaku sebagai tetangga orang di balik kanal YouTube Jejak Backpacker. Dia memastikan sosok Fitri yang disebut sebagai asisten artis yang kemudian menyeret nama Ruben Onsu dan Sarwendah hanya sebuah settingan atau rekayasa belaka.

"Bang Marcel. Saya selaku tetangga dan orang ya g kenal langsung lumayan dekat sama pemilik chanelnya demi Allah bersumpah, itu cerita fitri gak real. Karena saya pribadi dan beberapa teman pernah ditawarin podcast cuma biar mereka ada konten. Misalnya horor ya nanti mereka yang bikin scrip horornya," akunya.

"Misal narkoba atau sejenisnya mereka juga bantu improve biar lebih menarik dll. Kantor mereka ada di komplek jakakencana. Pekayon," imbuhnya.

Editor: Abdul Rahman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore