Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 24 Juni 2026 | 17.43 WIB

Arda Terharu Begitu Banyak Doa untuk Dirinya dan Tantri Kotak Usai Menjadi Korban Penipuan

Pasangan suami istri Arda dan Tantri Kotak. (Instagram: tantrisyalindri) - Image

Pasangan suami istri Arda dan Tantri Kotak. (Instagram: tantrisyalindri)

JawaPos.com - Pasangan suami istri Hatna Danarda yang kerap disapa Arda dan Tantri Syalindri atau Tantri Kotak menjadi korban dugan penipuan dari seorang teman bernama Poppy Nupitasari.

Arda dan Tantri Kotak sangat tertekan secara pikiran dan mental atas kasus penipuan yang mereka alami. Dana cukup besar miliknya lenyap dalam sekejab dan terduga pelaku tidak mau bertanggung jawab tiba-tiba menghilang tak bisa dihubungi.

"Jujur, rasanya nggak mudah. Kami masih mencerna semuanya dan memberi ruang untuk menerima kenyataan yang ada," tulis Arda di akun Instagram pribadinya.

Dia sangat terharu di tengah cobaan yang kini dialaminya, ada banyak dukungan dan doa yang mengalir deras dari orang-orang.

"Tapi di saat yg sama, kami juga melihat begitu banyak empati dari orang-orang baik di sekitar kami. Pesan, doa, perhatian. Dan dukungan yang datang mengingatkan kami bahwa dunia masih dipenuhi lebih banyak orang baik daripada yang tidak," ungkapnya.

Arda berharap kasus penipuan yang terjadi kepada dirinya dan Tantri Kotak bisa menjadi pembelajaran bagi orang-orang untuk lebih menjaga diri supaya tidak ikut menjadi korban penipuan.

"Semoga ini menjadi pengingat untuk kita semua agar lebih berhati-hati, lebih teliti, dan nggak mudah percaya pada sesuatu yang terdengar terlalu baik untuk menjadi kenyataan. Gini lho, secerdas apa pun seseorang, penipu selalu berusaha menjadi lebih licik," ungkap Arda.

Meski Tantri Kotak dan Arda menjadi korban penipuan, dia masih mengungkapkan keprihatinan dan empati kepada korban-korban lain yang juga menjadi korban dari Poppy. Sejumlah korban sengsara hidupnya setelah menjadi korban penipuan.

"Di tengah situasi ini, kami juga berempati kepada korban-korban lainnya. Setiap kerugian punya cerita yang berbeda. Ada yang kehilangan uang yang seharusnya dipakai untuk berobat. Ada yang kehilangan tabungan pendidikan anaknya. Ada orang tua yang kehilangan tabungan pensiunnya," tuturnya.

Editor: Abdul Rahman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore