
JawaPos.com - Reza Arap membuat keputusan besar memilih pamit atau mundur dari siaran langsung Marapthon - The Last Tale. Keputusan ini dibuat setelah mempertimbangkan kondisi mentalnya yang sedang bermasalah.
Reza Arap menggelar Marapthon tahun ini bersama komunitas kreator AAA Clan. Siaran langsung ini masih akan berlangsung selama beberapa hari ke depan karena ditargetkan disiarkan secara live selama satu bulan atau 30 hari.
Marapthon Reza Arap mulai ditayangkan pada 8 Februari 2026 di kanal YouTube miliknya dengan live streaming cukup panjang dengan durasi sekitar 8 hingga 11 jam untuk setiap videonya.
Reza Arap memutuskan pamit dari teman-temannya saat menjalani siaran langsung. Momen pamitan itu dilakukan Reza Arap dengan berpelukan bersama teman-temannya.
"See you brother," ucap Arap sembari meninggalkan acara streaming.
Anggota AAA Clan, Teguh Prakoso alias Tape, mengungkapkan alasan mundurnya Reza Arap dari Marapthon. Menurutnya, hal itu dilakukan karena mentalnya sedang bermasalah.
"Arap nggak bisa lama-lama di Marapthon karena kemarin sempat ke psikiater, dia didiagnosis depresi disorder. Stres berat dia," ujar Tape dalam sesi live.
Menurut dia, Reza Arap sebenarnya sudah disarankan untuk berhenti lebih awal karena kondisi mentalnya yang sedang terpuruk. Bukan hanya atas kejadian tak menyenangkan meninggalnya sang kekasih, Lula Lahfah, Arap juga mendapat tekanan cukup serius di media sosial dari warganet.
"Kalau dari kita semua sebenarnya ya sudah take a rest aja. Ini juga ada omongan dari dokter, sudah ada omongan dari profesional. Tapi Arap meski di luar masih kepikiran Marapthon," katanya.
Menurut Tape, Reza Arap terlihat tersenyum dan bercanda di depan layar. Namun sebenarnya mentalnya kena dan kondisi kebatinannya sedang tidak baik-baik saja.
Reza Arap cenderung memaksakan dirinya mau terlihat profesional di depan kamera, padahal sebenarnya batin dan mentalnya sedang terkoyak.
"Dia stres di dalam, dia masih memaksakan diri," ujarnya.
