
Curhatan mommy.max.luger tentang sejumlah benefit didapatkan perempuan hamil dan melahirkan di Austria. (folkkonoha)
JawaPos.com - Viral di media sosial, mommy.max.luger curhat tentang pengalamannya melahirkan di Austria dan mendapat fasilitas sangat nyaman sejak hamil, detik-detik persalinan, hingga si buah hati mendapat jaminan kehidupan berupa uang tunai setiap bulan hingga si anak memasuki usia dewasa atau 18 tahun.
"Ini sesuai pengalamanku sendiri sewaktu melahirkan anakku disini dan masih banyak lagi benefit didapat,"katanya.
Dia mengakui pemerintah Austria cukup besar dalam menarik pajak hingga mencapai 40 persen dari total penghasilan karyawan. Kendati demikian, pemerintah benar-benar mengelola dana dari masyarakat yang dipotong dari gaji mereka setiap bulannya.
Dia mengaku, tidak mungkin mengetahui betapa banyaknya fasilitas yang didapatkan oleh ibu hamil dan melahirkan di sana jika tidak melahirkan di Austria. Adapun sejumlah benefitnya berupa, mendapat uang langsung dari pemerintah sebesar 545 euro per bulan atau sekitar Rp 10,5 juta si anak berusia sampai 2 tahun.
"Tidak ada syarat, semua ibu disini berhak," tegasnya.
Dia juga mengatakan, cuti hamil dan melahirkan bukan lagi 3 atau 4 bulan. Tapi sampai 2 tahun dan tetap mendapatkan gaji atau penghasilan selama masa cuti.
"Setiap anak mendapatkan tunjangan dari pemerintah 210 euro atau sekitar Rp 4 juta tiap bulan sampai usia 18 tahun. Semakin besar anak, semakin bertambah tunjangannya," tuturnya.
Selain itu, perempuan hamil di Austria mendapat fasilitas kesehatan mulai awal kehamilan sampai si buah hati lahir. Fasilitas kesehatan ini dipastikan gratis dengan penanganan di rumah sakit sangat baik, tidak perlu lagi diragukan kualitasnya.
"Bidan bisa datang ke rumah dari bayi newborn gratis, makanan di RS rasanya kayak makanan di restaurant dan bisa pilih makanan halal, dapat hadiah banyak dari klinik sewaktu rutin cek kehamilan, kalau di Indonesia bisa disebut puskesmas, RS atau pemerintah kotamadya setempat," katanya.
Benefit lainnya, perempuan hamil dan melahirkan di Austria, setiap satu tahun sekali orang tuanya akan mendapat famili dan bonus plus sekitar 2000 euro atau sekitar Rp 38 juta.
"Pemerintah disini bisa mengelola dengan sangat baik. Aku pribadi sangat bersyukur dapat bantuan seperti ini dari pemerintah dan sangat terbantu sekali," tandasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kejam, Sopir Truk Dibakar Oleh Atasan dan Alami Luka Bakar Sampai 68 Persen
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri
MK Diminta Batalkan Jabatan Wapres Gibran, Syarat Pendidikan Dipersoalkan
Mahfud MD Balas Sindiran Prabowo: Banyak juga Presiden yang Goblok

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022