
Kolaborasi warna dengan grup band kawakan Slank. (Rian Alfianto/JawaPos.com)
JawaPos.com-Pilihan warna dalam hidup kerap menjadi cermin suasana hati dan selera personal. Hal tersebut seperti tak jauh berbeda dengan musik yang kita dengarkan, kita suka atau bahkan simbol suasana hati.
Dari birunya laut yang menenangkan, jingga senja yang hangat, hingga dentuman musik rock yang membangkitkan energi, semuanya punya cara tersendiri memengaruhi emosi.
Misalnya, bagi sebagian orang, warna hijau bisa berarti kesejukan seperti alunan musik akustik. Sementara merah menyala kerap diasosiasikan dengan semangat rock.
Mengutip Springer, riset psikologi warna bahkan menyebutkan, nuansa natural seperti biru dan hijau mampu menurunkan stres dan meningkatkan fokus. Tidak heran jika tren warna alam kini kembali populer, bersanding dengan gaya hidup yang mengedepankan mindfulness dan koneksi emosional.
Fenomena ini terasa ketika dua nama legendaris Indonesia, Pacific Paint dan Slank, berkolaborasi menghadirkan set warna eksklusif yang terinspirasi dari alam Nusantara.
Alih-alih sekadar produk baru, langkah ini mencerminkan tren global: memadukan warna dan musik sebagai medium ekspresi diri. Dalam kolaborasi ini, masing-masing personel Slank memilih inspirasi warna dari pengalaman mereka dengan alam.
Set warna ini kemudian diwujudkan di Kampung Biru Slank, studio mereka di Potlot, Jakarta. Menariknya, tren serupa juga muncul di berbagai belahan dunia.
Di Amerika, beberapa musisi indie merilis album bersamaan dengan palet warna yang merepresentasikan nuansa musik mereka. Sementara di Jepang, konsep sound color digunakan dalam desain ruang publik untuk menyatukan pengalaman visual dan audio.
Kolaborasi Pacific Paint dan Slank seolah menegaskan bahwa warna dan musik tidak hanya soal estetika, melainkan juga cara manusia mengekspresikan identitas, suasana hati, dan bahkan memulihkan energi.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
