
Film Menjelang Magrib 2: Wanita Yang Dirantai mengisahkan tentang perempuan yang mengalami mati suri dan harus berhadapan dengan teror gaib. (Istimewa)
JawaPos.com-Film Menjelang Magrib 2: Wanita Yang Dirantai tayang di bioskop Tanah Air sejak, Kamis (4/9). Menyusul kesuksesan film pertama yang dirilis tiga tahun lalu, proyek spin off besutan sutradara Helfi Kardi itu mendapat sambutan antusias hangat dari publik.
Tiket di sejumlah bioskop dalam hingga luar kota ludes terjual. Hal tersebut terlihat dari sejumlah posting-an para pemain maupun akun official Instagram resmi film Menjelang Magrib 2: Wanita Yang Dirantai.
Helfi menuturkan, tingginya animo publik merupakan kabar baik sekaligus apresiasi bagi segenap jajaran tim produksi yang terlibat. Film Menjelang Magrib 2: Wanita Yang Dirantai dikemas Helfi menjadi sebuah tontonan yang berbeda dari film pertamanya.
Yakni, dengan unsur horor yang lebih gelap dan menekam baik dari segi cerita, karakter, maupun elemen lainnya.
"Lebih merasakan kultur dan ketimpangan sosial dan ekonomi dengan latar cerita film pada 1920, Ketika Indonesia masih bernama Hindia Belanda, masih menjadi bagian dari jajahan pemerintah Belanda," tutur Helfi saat gala premiere di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan.
Film tersebut masih konsisten mengangkat tema tentang pasung. Menurut dia, cerita soal pemasungan manusia masih banyak terjadi di daerah-daerah di Indonesia. Terutama masyarakat yang tinggal di wilayah pedalaman.
Bahkan, cerita tersebut juga dekat dengan kehidupan Helfi. "Tema pasung menjadi energi cerita sejak awal saya membuat film Menjelang Magrib. Karena berdasar pengalaman pribadi waktu saya tinggal di daerah Sumatera," ungkap sutradara, penulis, sekaligus produser itu.
Helfi mengaku pernah menyaksikan manusia dipasung. Kala itu, pasung dianggap sebagai salah satu cara yang tepat untuk mengatasi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).
"Saya melihat orang yang dipasung di sebuah rumah. Itu sebagai bagian cara pengobatan orang yang bermasalah dengan kejiwaan atau mental illness," ujar Helfi.
Lokasi syuting film Menjelang Magrib 2: Wanita Yang Dirantai dilaksanakan di pedesaan di sekitaran kaki Gunung Papandayan, Jawa Barat, selama 28 hari.
Set perkampungan dalam film tersebut 70 persen dibangun Yannie Sukarya yang bertindak sebagai Production Designer. Menyesuaikan look kelas ekonomi dan sosial pada zaman itu. Dia menyatakan, kondisi cuaca menjadi salah satu hambatan sekaligus tantangan yang dihadapi.
"Karena membangun rumah di kaki gunung dengan cuaca ekstrem yang dingin, kadang-kadang secara tiba-tiba angin kencang itu nggak mudah buat saya," tutur Yannie.
Film Menjelang Magrib 2: Wanita Yang Dirantai mengisahkan tentang Layla (Aisha Kastolan), seorang perempuan yang mengalami mati suri. Rentetan kejadian aneh di luar nalar hingga teror gaib terus bermunculan ketika Layla melanjutkan hidup.
Namun, peristiwa itu malah membuatnya harus dipasung setiap menjelang magrib. Warga setempat menganggap bahwa tubuh Layla dimanfaatkan iblis. Berbagai cara pun telah dilakukan agar Layla bisa terbebas dari gangguan gaib itu.
Sederet aktor lain seperti Aditya Zoni, Aurelia Lourders, hingga Muthia Datau turut meramaikan film garapan rumah produksi Helroad Films itu.

Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Skor DPMM FC vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026: Misi Dalberto Tebar Pesona di Klub Baru!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
An Se Young Mundur dari China Open 2026 karena Cedera, Fokus Pulihkan Kondisi Jelang Kejuaraan Dunia
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
