
Ulasan aktris dan musisi Maudy Ayunda tentang buku The Let Them Theory karya Mel Robbins. (YouTube Maudy Ayunda)
JawaPos.com–Aktris dan musisi Maudy Ayunda membagikan refleksi pribadi usai membaca buku The Let Them Theory karya penulis dan motivator asal Amerika Mel Robbins.
Melalui kanal YouTube miliknya, Maudy mengulas isi buku yang menurut dia relevan dengan keresahan banyak orang yakni overthinking, perbandingan diri, hingga rasa takut pada penilaian orang lain.
“Kadang kita capek sendiri karena terlalu mikirin sikap orang lain, sampai kehilangan kesempatan gara-gara takut sama opini,” ungkap Maudy.
Dia mengaku juga pernah berada dalam fase itu, sehingga merasakan betul manfaat dari gagasan Robbins.
Robbins dalam bukunya menekankan kesederhanaan prinsip let them. Biarkan orang lain bersikap, berkomentar, atau melangkah lebih dulu.
“Ada banyak hal dalam hidup yang sebenarnya tidak perlu kita jelaskan atau pertahankan. Biarkan saja. Let them go, let them dislike you, and let them think what they want,” tulis Robbins.
Insight pertama yang disorot Maudy adalah soal rasa iri dan perbandingan. Kuatnya pengaruh media sosial membuat banyak orang merasa tertinggal karena terpapar pencapaian orang lain.
Namun menurut Robbins, rasa iri bukanlah sesuatu yang salah. Itu justru sinyal dari keinginan terdalam.
“Seringnya kita menyiksa diri dengan membandingkan timeline kita dengan orang lain. Padahal perjalanan tiap orang berbeda,” kata Maudy, mengutip isi buku.
Prinsip let them mengajak pembaca untuk membiarkan orang lain lebih dulu, sambil bertumbuh sesuai ritme diri sendiri.
Insight kedua adalah tentang pertemanan yang berubah seiring waktu. Robbins menyebut fenomena ini sebagai the great scattering. Saat memasuki fase hidup baru seperti kuliah, pekerjaan, atau keluarga, lingkaran pertemanan pun ikut bergeser.
“Kadang kita sedih merasa ditinggalkan, padahal itu proses alami. Bukan penolakan, tapi perjalanan masing-masing,” jelas Maudy.
Robbins menegaskan tiga hal yang menjaga pertemanan yakni kedekatan fisik, kesamaan fase hidup, dan energi yang selaras. Jika ketiganya berubah, wajar bila hubungan ikut berubah.
Insight ketiga, yang menurut Maudy paling menohok, adalah soal ketakutan dinilai orang lain. Dalam bukunya, Robbins menyebut, trying to control what others think is a full-time job with no paycheck.
Selama ini banyak orang terjebak dalam keinginan terlihat cukup dan diterima, padahal komentar atau penilaian orang tidak akan pernah berhenti.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
