Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 27 Juli 2025 | 13.07 WIB

Diah Permatasari Tampilkan Peran Cewek Gila dalam Film Rego Nyowo

Diah Permatasari. (Istimewa) - Image

Diah Permatasari. (Istimewa)

JawaPos.com-Aktris senior Diah Permatasari baru pertama kali mendapat peran yang sama sekali berbeda dari film-film sebelumnya. Kali ini, dia menjadi cegil atau cewek gila dalam film Rego Nyowo.

"Memang ini baru pertama kalinya saya jadi cegil. Khusus di film Rego nyowo saya mau jadi cegil," kata Diah Permatasari dalam jumpa pers di bilangan Thamrin, Jakarta Pusat.

Pemeran Mariam dalam film Si Manis Jembatan Ancol itu mengaku tidak tahu sejak awal terkait kegilaan-kegilaan yang harus diperankan dalam film Rego Nyowo garapan sutradara Rizal Mantovani. Dia baru tahu belakangan yang membuatnya mau tidak mau harus menjalani. 

"Awalnya saya terjebak manja tapi bahagia. Awalnya saya tidak tahu ada peran seperti itu. Saya cuma lihat sutradaranya siapa, produsernya siapa. Ternyata setelah saya jalani, aduh ternyata banyak banget kegilaannya," kata Diah Permatasari.

Film Rego Nyowo menjadi sangat menarik bagi rumah produksi Hitmaker Studios karena berbeda dari film-film garapan sebelumnya. Film ini mengambil setting rumah kos yang diyakini relate dengan kehidupan banyak orang di Indonesia.

"Hampir 50 persen orang Indonesia pernah tinggal di kos-kosan atau kenal orang yang tinggal di kos-kosan. Setiap kosan memiliki cerita tersendiri. Ada yang bilang seram, ada yang bilang kotor, ada yang bilang bagus. Ini menarik karena belum pernah Hitmaker eksplore. Kita pernah bikin film (dengan setting) hotel, rumah, tapi kos kosan sesuatu yang baru," ungkap Rocky Soraya selaku produser.

Selain itu,  Rocky Soraya juga melihat ceritanya sangat menarik diangkat dari thread viral @kelanara di X berjudul Kosan Berdarah.

"Di film ini ada banyak twist, pemainnya masih muda, cocok dengan orang-orang yang tinggal di kosan. Saya belum pernah dengar pocong gantung sih," kata Rocky.

Film Rego Nyowo menceritakan tentang Lena (Sandrinna Michelle), datang dari Jakarta ke Malang untuk kuliah bersama kakaknya, Benhur (Ari Irham). Mereka tinggal di rumah kos milik sepasang suami istri bernama Bu Astri (Diah Permatasari) dan Pak Wiryo (Erwin Moron) yang baik dan ramah. 

Rumah kos tempat mereka tinggal bagus, murah, nyaman, dan penuh kehangatan. Setiap minggu Bu Astri mengundang seluruh penghuni kos untuk makan malam bersama.

Siapa sangka, di balik rumah kos yang tenteram, tiba-tiba berubah menjadi penuh kejanggalan ketika seorang anak kos mengalami mimpi aneh. Dia meyakini rumah kos itu angker karena ada pocong gantung. Awalnya, Lena dan yang lainnya tidak percaya akan hal itu. 

Sampai akhirnya, mereka melihat dengan mata kepala sendiri teror mengerikan terjadi. Rumah kos ini bukan rumah kos biasa. Ada harga yang harus dibayar. Bukan dengan uang, tapi nyawa.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore