JawaPos.com - Artis Jennifer Coppen resmi melaporkan sosok di balik akun media sosial @inayah.aurellia.b terkait kasus dugaan pencemaran nama baik mengandung unsur penghinaan, fitnah, dan SARA.
Laporan dibuat Jennifer Coppen dengan ditemani oleh kuasa hukumnya bernama Rico Ardika Panjaitan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Bali pada Selasa (18/3) kemarin sekitar pukul 15.00 WITA.
Jennifer Coppen bersama kuasa hukumnya melengkapi laporan dengan beberapa bukti dalam flashdisk berisi rekaman video yang memperlihatkan perbuatan dari akun tersebut yang telah mencemarkan nama baik ibu satu anak tersebut dan juga keluarga.
Selain itu, laporan juga dilengkapi dengan bukti lain berupa hasil tangkapan layar atas perbuatan yang telah dilakukan pemilik akun TikTok @inayah.aurellia.b.
"Kami juga melampirkan bukti peringatan-peringatan yang telah diberikan oleh klien kami," kata Rico, kuasa hukum Jennifer Coppen, dilansir dari Radar Bali.
Sebelum resmi membuat laporan polisi kemarin, Jennifer Coppen sempat melakukan tindakan persuasif untuk tujuan menyadarkan pemilik akun TikTok @inayah.aurellia.b atas perbuatannya yang salah. Akan tetapi, akun itu tetap tidak menanggapinya secara positif dan masih terus berulah.
Menurut pengacara Jennifer Coppen, akun tersebut mulai menyerang kliennya sejak sekitar dua minggu lalu dan masih tetap berulah sampai tiga hari sebelum laporan dibuat.
Aku tersebut mulai menyerang Jennifer Coppen sejak dia berkolaborasi dengan salah satu influencer asal Malaysia yang juga merupakan sahabatnya, Aisar Khaleed. Pihak Jennifer menduga, pemilik akun tersebut merupakan salah satu penggemar berat salah satu artis, sehingga tidak suka dengan kedekatan Jennifer Coppen- Aisar Khaleed.
"Karena itu, dia memilih jalur untuk menghujat saya," papar Jennifer Coppen.
Ada banyak hal yang membuat Jennifer Coppen keberatan dengan unggahan akun TikTok @inayah.aurellia.b. Misalnya ketika akun tersebut menggiring opini seolah-olah sempat memeluk agama Kristen. Padahal, Jennifer Coppen sejak dulu sampai sekarang beragama Islam.
"Saudara @Inayah.aurelia.b mengatakan, kemarin dia jadi Maria, hari ini sudah jadi Aisyah. Kalau kakak dapat kewarganegaraan Bangladesh, kakak jadi Dewi kali ya?,” ungkapnya.
Tak hanya itu, nama Jennifer Coppen dan juga mendiang suaminya juga ikut diserang oleh pemilik akun TikTok tersebut.
"Saya dan keluarga besar merasa keberatan menyeret nama almarhum suami saya dalam unggahannya. Dia pakai akun asli, secara terang-terangan menunjukkan muka, bahkan dia menantang untuk ditangkap. Kalau itu maunya, ya saya wujudkan," tuturnya.