JawaPos.com - Aktor sekaligus Sutradara Ernest Prakasa punya cara tersendiri untuk menenangkan diri dari aktivitas melelahkan secara fisik dan pikiran. Ernest melakukan rileksasi diri dengan cara menjalan apa yang menjadi hobinya.
Ernest Prakasa yang memiliki hobi mengoleksi action figure, menenangkan diri dengn berdiam diri di rumah dan kemudian merakit gundam atau gunpla. Proses merakit ini menjadi keseruan tersendiri bagi Ernest. Ada yang proses merakitnya cepat, tapi ada juga dimana pria berusia 42 tahun harus meluangkan waktu hingga berjam jam.
"Buat gua hobi ini fungsinya kayak semacam meditasi ya. Bisa bikin tenang, peacefull," kata Ernest Prakasa saat ditemui usai menjadi pembicara di ajang Gunpla Builders World Cup (GBWC) atau Piala Dunia merakit Gundam di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Merakit gunpla bisa merilis stres atau pikiran mumet bagi Ernest Prakasa. Dia biasanya melakukan proses perakitan sambil mendengarkan musik untuk menambahkan mood suasa santai dan nyaman.
Ernest termasuk orang yang dapat mengontrol diri. Koleksi action figure di rumahnya masih mencapai puluhan meski hampir mendekati ratusan. Beberapa koleksinya sudah dia rakit. Ada juga yang masih belum dirakit ditaruhnya di kamar.
"Yang bikin gua tertarik sama hobi ini, relatif nggak terlalu mahal. Kayak dulu gua pernah koleksi yang action figure yang mahal di IP. Tapi di sini Rp 500 ribu sudah dapat yang besar, merakitnya lama, harga yang bersahabat untuk ukuran mainan orang dewasa," paparnya.
Menurut dia, momen merakit gunpla juga menjadi momen menarik bagi Ernest Prakasa untuk lebih bonding dengan anaknya, Snow Auror Arashi. Memiliki hobi yang sama, Ernest dan Snow kerap menghabiskan waktu bareng di rumah.
"Waktu liburan ke Tokyo sempat ke Akihabara. Istri belanja aku sama anak di kamar hotel. Bukan cuma waktu liburan sih. Di meja makan kita juga berdampingan. Dia (anak) bikin, gua juga bikin. Dia butuh bantuan, gua bantuin. Jadi sesuatu yang seru," papar Ernest.
Ernest Prakasa memastikan hobinya ini mendapat restu dari sang istri, Meira Anastasia. "Kita kan masih dalam batas kewajaran ya. Bukan barang branded juga. Ini jauh dibanding kita punya hobi motor custom atau mobil mewah," tegas Ernest.