Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 9 Oktober 2023 | 21.05 WIB

Podcast Deddy Corbuzier dan dr. Richard Lee Soal Kasus Jessica Wongso Direvisi hingga Di-take Down

Otto Hasibuan (YouTube Deddy Corbuzier).

 
JawaPos.com - Dua pesohor pemilik podcast di YouTube yaitu Deddy Corbuzier dan dr. Richard Lee terkena imbas negatif setelah membahas kasus kopi sianida Jessica Wongso. Keduanya mendapat peringatan dan salah satunya sempat terkena take down.
 
Misalnya Deddy Corbuzier, dia mengundang pengacara Otto Hasibuan yang menjadi kuasa hukum Jessica Wongso. Dia menayangkan konten berjudul "Jessica Ice Cold, Kita Praktekkan Racunnya di sini! Dia itu ditaruh disel tikus, disiksa, supaya..", pada Jumat (6/10).
 
Deddy Corbuzier ingin mempromosikan kontennya tersebut di Threads Instagram, namun tidak bisa, karena dihapus dengan alasan melanggar aturan.
 
 
"Postingan promo masalah Jessica wongso di Youtube. Langsung kena (takedown), mantep nih mainnya. OK kita promoin videonya di X," tulis Deddy di Instagram-nya seperti dikutip Jawa Pos via Pojok Satu.
 
Selain itu, video Podcast-nya di YouTube yang sudah tayang terpaksa direvisi, karena bisa berbahaya. Hal tersebut untuk memenuhi permintaan Otto Hasibuan.
 
"Note: Atas permintaan Bapak Otto Hasibuan, ada beberapa bagian yang kami potong sesuai dengan permintaan beliau pada saat sudah tayang. Mohon maaf atas ketidaknyamanan tayangan," jelasnya.
 
 
Ada sekitar dua menit pembahasan Jessica Wongso yang di-cut, yaitu antara menit ke-5 dan langsung loncat ke menit-7. Dimana, pada menit yang direvisi itu membahas sesuai isi film dokumenter Netflix yaitu terdapat penuturan tentang Mirna langsung disebut polisi meninggal diracun padahal belum diotopsi.
 
Pada Sabtu, (7/10), Deddy Corbuzier berusaha berimbang dalam menyikapi kasus yang sedang ditayangkan dalam film dokumenter di Netflix tersebut.
 
"Saya mencari berbagai sumber tentang otopsi ini. Dan ternyata ada beberapa bukti yang membuktikan bahwa benar dilakukan otopsi. Jadi kita harus berpikir, apa benar Jessica tak bersalah. Atau dia seorang pemain watak yang luar biasa," imbuhnya.
 
 
Deddy juga menuturkan bahwa drama kasus ini belum selesai dan bisa saja kedepannya fakta-fakta baru akan muncul.
 
"The Drama isn't over yet. Secara ilmu psikologi, bisa saja Jessica memang melakukannya namun ia seorang "PSIKOPAT" atau dia polos dan tak bersalah," lets talk," sambungnya.
 
Sementara itu, senasib dengan Deddy, dr Richard Lee juga terkena imbas. Video Podcast-nya dengan narasumber dr. Djaja Surya Atmadja Ahli Forensik dan DNA yang Muncul di Film Dokumenter Jessica Wongso, sempat kena take down.
 
 
Dia membuat judul videonya 'Mirna mati karena sianida? Ini fakta forensik yang terabaikan'.
 
"Seumur buat video baru pertama kali di take down," curhat dr. Richard di Instagram-nya.
 
Dia juga mengkritik sikap netizen terhadap dr Djaja yang dulunya menghujat, kini malah berbalik membela. "Kalau dipikir pikir netizen ini seperti angin ya, kalau lagi hujat beuh. Saya masih ingat dr. Djaja ini tujuh tahun yang lalu dihujat karena bela Jessica," sebutnya.
 
 
Namun, meski sempat di-takedown, video Podcast dr. Richard tersebut kembali tayang.
 
Seperti diketahui, Film Dokumenter Jessica Wongso berjudul Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso di Netflix tengah menjadi perbincangan. Film ini seakan menguatkan bahwa Jessica Wongso bukanlah pelaku atas tewasnya Mirna.
 
Dokter Djaja Surya Atmadja juga ikut diwawancara di film ini. Ia mengaku merupakan salah satu dokter yang melihat jasad Mirna setelah meninggal.
 
 
Dia mengatakan bahwa kematian Mirna diduga bukan karena sianida. Karena jasad Mirna pada saat itu berwarna biru, bukan merah. Menurut Dr. Djaja, orang meninggal karena sianida biasanya ditandai dengan warna merah pada jasadnya.

Editor: Nicolaus
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore