
Hanung Bramantyo- Fedi Nuril./Abdul aRahman
JawaPos.com - Sutradara Hanung Bramantyo mengungkap penyebab karya sastra Mahabharata masih tetap hidup dan langgeng sampai sekarang. Padahal karya asli dari cerita ini dalam versi India sudah sangat tua. Dalam sebuah literatur disebutkan, karya ini sudah ada 400-an tahun SM.
Menurut Hanung, kisah Bahabharata masih diminati sampai sekarang oleh orang orang di seluruh dunia karena kisah yang dihadirkan tidak hitam- putih. Pada kurawa tidak semuanya jahat begitu pula dengan kelompok pandawa tidak semuanya baik.
Lebih spesifik lagi, dalam satu orang seperti Aswatama misalnya, tidak sepenuhnya jahat karena ada kebaikan dan keberpihakannya pada nilai nilai kebenaran.Cerita Mababharata juga disebut Hanung relate dengan kehidupan orang orang di zaman modern.
Alasan lain karya sastra Mahabharata masih terus hidup hingga sekarang karena nilai nilai yang terkandung di dalamnya menginspirasi industri perfilman dunia.
"Karena menginspirasi banyak pihak termasuk menginspirasi Marvel, DC. Konflik dari film film Marvel, DC, itu kan kalau dirujuk konflik Mahabharata. Di dalam orang baik selalu ada jahatnya, di dalam orang jahat pasti ada baiknya. Ini baru sosok Aswatama yang keluar dalam film Gatotkaca," kata Hanung.
"Marvel sama DC pun juga seperti itu. Misalnya sosok Thanos dan Joker, pada saat nonton kok saya menyetujui ya pemikiran Thanos, benar dia. Sama halnya dengan Joker lebih berempati lagi," imbuhnya.
Suami Zaskia Adya Mecca juga mengungkapkan, cerita pandawa dan kurawa sangat relate dengan kehiduan zaman sekarang. Kedua kelompok ini sebenarnya satu garis keturunan. Tapi mereka bertengkar hebat karena ada pihak ketiga yang memperkeruh suasana. Ada pihak yang mengadu domba.
"Itu mirip seperti kehidupan kita. Kayak saya yang punya banyak anak dan tiap anak punya krakter berbeda beda. Ada anak yang lucu ternyata punya sifat pendendam. Itu menjadi cermin," tuturnya.
Hanung Bramantyo pun mengangkat cerita Mahabharata dalam versi Jawa ke dalam film Satria Dewa: Gatotkaca di bawah rumah produksi Satria Dewa Studio. Hanung mengaku dirinya harus banyak belajar lagi dalam proses pembuatan film Gatotkaca.
Dia rela mencurahkan energi yang sangat besar dalam menggarap film ini dengan tujuan memperkenalkan superhero Indonesia kepada anak-anak muda supaya mereka tidak hanya mengenal pahlawan super dari luar negeri.
"Saya selalu mengenalkan anak-anak saya kepada superhero Indonesia. Sampai suatu hari anak saya dianggap kampungan karena tidak mengenal superhero luar negeri yang digilai di sini. Dari situ saya bertekad, ingin mengenalkan superhero Indonesia lebih luas," tutur Hanung.
"Dan lewat film Satria Dewa Gatotkaca harapan saya bisa tercapai. Tapi ternyata keinginan saya itu tidak sederhana. Untuk mewujudkan ini, banyak sekali hal yang harus dihadapkan, saya kayak belajar membuat film lagi," imbuhnya.
Film Satria Dewa: Gatotkaca diadaptasi dari cerita pewayangan digarap dengan sangat baik. Di samping ceritanya yang kuat, film ini juga menarik karena dimanjakan dengan audio visual yang baik.
Secara visual, film Gatotkaca dipermanis dengan oleh visual effect dan CGI. Sementara dari aspek audio, film ini menggunakan teknologi Dolby Atmos.
Selain Rizky Nazar, film Gatotkaca juga diperkuat oleh Yasmin Napper, Omar Daniel, Cecep Arif Rahman, Yayan Ruhian, Edward Akbar, Sigi Wimala, Ali Fikry, Yatti Surachman, Jerome Kurnia, Zsazsa Utari, Axel Matthew, Butet Kertaradjasa, Indra Jegel, Rigen, Gilang Bhaskara, Max Metino dan Luis Jocom.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
