
Hanung Bramantyo. (Abdul Rahman/JawaPos.com)
JawaPos.com - Film Satria Dewa: Gatotkaca tayang perdana pada hari ini Kamis (9/6) di seluruh bioskop tanah air. Film superhero lokal ini diketahui dibintangi oleh sejumlah bintang muda seperti Rizky Nazar, Yasmin Napper dan Omar Daniel.
Sutradara Hanung Bramantyo punya alasan khusus kenapa pihaknya menggandeng bintang muda. Hal ini menjadi salah satu strategi untuk memperkenalkan kisah superhero lokal dari kisah sastra Mahabharata versi Jawa kepada generasi muda. Dia meremajakan filmnya supaya ditonton anak-anak muda.
"Iya meremajakan. Toh Batman, Superman itu kan dari komik lawas tahun 70-an dibuat dengan gaya sekarang, value-nya masih work kok. Bahabharata sampai sekarang masih relevan," kata Hanung Bramantyo saat ditemui di bilangan Epicentrum Rasuna Said Jakarta Selatan.
Suami Zaskia Adya Mecca menyatakan film Gatotkaca merupakan pertaruhan besar. Karena jika film berdurasi kurang lebih 2 jam itu gagal, maka akan berakibat pada film-film berikutnya. Akan tetapi jika film Gatotkaca mendapat apresiasi dari para penonton, terbuka peluang besar film film berikutnya juga akan menuai kesuksesan.
"Kalau ini jelek semua universe kita akan gagal. Nggak cuma ini yang gagal, tapi juga orang orang pelaku tradisi,para penari juga akan gagal. Sebaliknya kalau ini sukses ya pelaku tradisi itu juga akan ikut terangkat," ungkap Hanung Bramantyo.
Dia bersyukur tanda tanda kesuksesan film Gatotkaca sempat terlihat setelah tiket pre-sale film ludes terjual di beberapa daerah. Hanung sendiri tidak memasang target khusus. Tapi dia berharap film garapan rumah produksi Satria Dewa Studio bisa ditonton oleh jutaan penonton seperti halnya film KKN di aDesa Penari.
"Semua film Indonesia pasti pengin seperti film KKN Desa Penari. Kalau bisa setiap bulan ada 4 juta, 8 juta gitu. Jadi industrinya hidup," harap Hanung Bramantyo.
Film Satria Dewa: Gatotkaca mengambil cerita tentang hidupnya kembali gen kurawa dan pandawa pada zaman modern. Keduanya bersaing. Dunia dihadapkan pada teror pembunuhan berantai yang mencekam.
Yuda (Rizky Nazar) yang sudah tumbuh menjadi pribadi dewasa kehilangan pekerjaan. Ia dan ibunya, Arimbi (Sigi Wimala) yang telah lama kehilangan ingatan, diusir dari rumah kos karena terlambat membayar uang kontrakan rumah.
Yuda pun menerima pekerjaa menjadi fotografer upacara wisuda teman kuliahnya, Erlangga (Jerome Kurnia). Sayangnya dia menyaksikan sahabat baiknya itu dibunuh secara misterius yang membuat acara prosesi wisuda jadi berantakan.
Yuda bersama Agni (Yasmin Napper) dan Dananjaya (Omar Daniel), Gege (Ali Fikry), dan Ibu Mripat (Yati Surachman) mulai mencari dalang siapa di balik peristiwa pembunuhan berantai. Dari penyelidikan tersebut, Yuda mengetahui kenyataan bahwa dia memiliki kekuatan misterius di dalam dirinya. Yuda pun merasa terpanggil untuk melindungi orang-orang yang dia cintai.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
