
Xiumin, Baekhyun, dan Chen EXO.
JawaPos.com – Perseteruan SM Entertainment (SME) dan Xiumin, Baekhyun, serta Chen EXO masih berlanjut. Jumat (2/6) mereka kembali merilis pernyataan baru terkait respons agensi mereka. Pada 1 Juni, SME mengklaim tiga personel EXO itu telah menandatangani atau berupaya mendapatkan kontrak ganda dengan agensi lain karena pengaruh pihak ketiga.
Dalam pernyataan resmi via kuasa hukum Lee Jae-hak, Xiumin dan kawan-kawan membantah tuduhan tersebut. ’’Para artis kami (Xiumin, Baekhyun, dan Chen) adalah dewasa yang bisa berpikir mandiri dan bertanggung jawab atas keputusannya sendiri,’’ tegasnya.
Selain itu, di pernyataan resmi terbaru, dia menjelaskan bahwa ketiga artisnya tidak menerima laporan tahunan.
Padahal, lanjut Jae-hak, dalam kontrak tertera bahwa pihak SME punya kewajiban menyampaikan laporan pendapatan pada artisnya. Selain itu, sang artis berhak mengajukan keberatan jika nominal yang disampaikan tidak sesuai dalam kurun waktu 30 hari setelah laporan diterima.
Selama ini, Xiumin, Chen, dan Baekhyun hanya sebatas ditunjukkan laporan pendapatan, tanpa menerima salinan.
’’Menerima laporan dan menunjukkan laporan adalah dua hal yang berbeda. Dengan menunjukkan laporan keuangan, tidak berarti SME telah memenuhi kewajibannya,’’ cetusnya.
Kuasa hukum Xiumin dan kawan-kawan juga mempermasalahkan kontrak eksklusif jangka panjang, yang mencapai 12–13 tahun, bahkan 17–18 tahun dengan pengajuan kontrak tambahan.
’’Termin kontrak eksklusif tersebut terlalu panjang, bersifat sepihak, dan tidak menguntungkan sang artis,” ungkap Jae-hak.
Xiumin, Baekhyun, dan Chen juga menegaskan komitmen mereka berada di EXO. Meski nanti keluar dari SME, ketiganya menyatakan akan tetap aktif bersama grup pelantun Ko Ko Bop itu.
’’Terlepas isu masalah hukum dengan SME, ketiga artis dengan tulus berterima kasih atas cinta dan dukungan luar biasa para fans untuk EXO selama ini,’’ ungkapnya.
Perseteruan SME dan Xiumin, Baekhyun, serta Chen juga menyeret MC Mong, salah seorang petinggi Big Planet Music Entertainment atau BPM. Dalam keterangan resminya pada 1 Juni, SME mengklaim BPM ’’membajak’’ artisnya dengan menghasut mereka mengakhiri kontrak serta menawarkan kontrak ganda.
Namun, hal itu dibantah firma hukum Kohwoo, kuasa hukum MC Mong. ’’Lewat pernyataan resmi ini, kami menyampaikan, MC Mong sama sekali tidak terlibat dalam perseteruan SME dan CBX (Chen, Baekhyun, serta Xiumin EXO).
Selain itu, MC Mong bukan executive director di BPM sebagaimana disebutkan SME,’’ paparnya Jumat (2/6). Pihaknya menegaskan akan mengambil langkah hukum tegas terkait kabar bohong maupun palsu terkait MC Mong.
Kasus hukum itu pun membuat rencana comeback EXO tersendat. Sports Seoul memberitakan, jadwal syuting klip video grup tersebut –yang dijadwalkan kemarin– ditunda. Selain itu, nilai saham pun turun. Pada 1 Juni, harga saham SME sempat ada di angka KRW 101 ribu (Rp 1,152 juta), turun 7,93 persen dari penutupan hari sebelumnya. (Soompi/fam/c12/len)
MEREKA YANG KELUAR DARI SME

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
