Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 28 September 2025 | 07.38 WIB

Insiden Pemukulan Karyawan Zaskia Adya Mecca, Hanung Bramantyo Dihubungi 2 Jenderal TNI

Zaskia Adya Mecca dan suaminya, Hanung Bramantyo. (Instagram Zaskia Adya Mecca) - Image

Zaskia Adya Mecca dan suaminya, Hanung Bramantyo. (Instagram Zaskia Adya Mecca)

JawaPos.com - Karyawan Zaskia Adya Mecca dan Hanug Bramantyo bernama Faisal mengalami insiden pemukulan padaa saat mengantarkan Kala Madali Bramantyo ke sekolahnya pada Senin (22/9) lalu. Pelaku pemukulan berinisial N itu sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dikenakan penahanan.

Hanung Bramantyo bercerita melalui unggahannya di Instagram bahwa 2 anggota TNI yang merupakan atasan dari tersangka N sudah menghubunginya untuk meminta maaf sekaligus memberikan support.

"Sudah 2 atasan tersangka N, (seorang TNI yang melakukan pemukulan kepada Faisal bersama Kala) menghubungi kami sebagai bentuk minta maaf, ingin bersilaturahmi juga memastikan proses hukum akan dikawal dan berjalan sebagaimaa mestinya," tulis Hanung dalam unggahannya di Instagram.

Menurut suami Zaskia Adya Mecca itu, 2 anggota TNI atasan N menghubunginyaa tidak untuk membujuknya supaya tidak memperpanjang permasalahan di ranah hukum. Sebaliknyaa, atasan N justru mengaku akan ikut mengawal sekaligus memastikan proses hukum dapat berjalan sesuai seharusnya.

"Alhamdulillah tidak ada permintaan sekedar damai dan setop disitu saja, tapi mereka berjanji akan memberikan hukuman juga sanksi sesuai undang-undang. Saat ini, N ditahan di Pomdam Jaya, sudah diserahkan dari satuannya ke Polisi Militer," kata Hanung Bramantyo.

Dia mengaku prihatin atas tindakan N dan oknum anggota TNI lainnya yang sempat terjadi sebelumnya. Hanya dilandasi oleh ego dan amarah sesaat tiba-tiba membuat jenderal atasannya harus turun tangan untuk minta maaf atas sikapnya yang tidak terpuji kepada masyarakat sipil.

"Come on guys, nggak malu apa hanya sekedar ego sesaat sampai meyakiti orang lain lalu membuat pimpinan meminta maaf dan instansi menanggung resiko nama buruk atas sikap tersebut," kata Hanung Bramantyo.

Menurut Hanung, penting kiranya bagi kita untuk dapat melatih emosi dan amarah supaya tidak berbuah padaa tindakan negatif yang justru akan merugikan diri sendiri atau orang sekitar.

"Menjadi penting kita melatih Anger Mangement. Inipun menjadi pengingat buat diriku juga insa Allah teman-teman yang membaca juga mengikuti kisahnya," ujar Hanung.

"Makasih ya semua support akan kasus ini. lnsya Allah kami segera kembali ke Jakarta, untuk bersilaturahmi di hari Senin besok!," imbuh Hanung Bramantyo yang baru saja selesai melaksanakan ibadah umrah.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore