
Musisi Qawwali Rahat Fateh Ali Khan. (Istimewa).
JawaPos.com-Maestro Qawwali dunia, Rahat Fateh Ali Khan dipastikan kembali menyapa penggemar di Malaysia pada 1 November. Konser yang akan berlangsung di Idea Live Arena, 3 Damansara, ini menjadi istimewa karena untuk pertama kalinya Rahat akan berbagi panggung dengan putranya, Shahzaman Ali Khan.
Dia akan meneruskan tradisi panjang keluarga Khan dalam musik sufi. Qawwali merupakan bentuk musik religius khas Asia Selatan yang berakar dari tradisi sufi.
Musik ini biasa dibawakan dalam bentuk nyanyian puitis yang sarat makna spiritual, dipadukan dengan harmoni vokal, tabla, dan harmonium. Lebih dari sekadar hiburan, qawwali kerap menjadi medium untuk menyampaikan pesan cinta, ketuhanan, dan kemanusiaan.
Rahat Fateh Ali Khan dikenal luas sebagai penerus warisan mendiang pamannya, Ustad Nusrat Fateh Ali Khan, yang melegenda di dunia Qawwali. Dengan karir lebih dari tiga dekade, dia bukan hanya ikon musik Sufi, tetapi juga salah satu penyanyi playback Bollywood paling berpengaruh.
Suaranya menghiasi banyak film populer dan menjadikan lagu-lagu seperti O Re Piya (Aaja Nachle), Teri Meri (Bodyguard), hingga Dil To Bachcha Hai Ji (Ishqiya) abadi di hati penggemar.
Selain karya Bollywood, Rahat juga dikenal lewat kolaborasi internasional, salah satunya Afreen Afreen di Coke Studio Pakistan yang mendulang jutaan pendengar lintas generasi. Penampilannya selalu berhasil menyatukan musik qawwali tradisional dengan nuansa modern, menciptakan jembatan antara warisan klasik dan selera masa kini.
Shahzaman Ali Khan, yang mulai meniti jalannya di dunia musik, dipandang sebagai generasi penerus yang akan menjaga sekaligus memperbarui tradisi keluarga Khan.
Kolaborasi mereka di panggung Malaysia menjadi babak penting dalam kelanjutan dinasti musik yang telah memengaruhi dunia.
April lalu, Rahat memukau lebih dari 5.000 penonton dalam konser tiga jam di The Star Theatre, Singapura. Antusiasme besar itu, menurut penyelenggara, menjadi alasan kuat menghadirkannya ke Malaysia.
“Kami melihat sambutan luar biasa di Singapura. Karena itu, kami merasa penting untuk membawa Rahat ke tanah air kami agar penggemar Malaysia juga bisa merasakan pengalaman langsung musik Qawwali yang autentik,” ujar Rohit Rampal, CEO sekaligus pendiri Hitman Group, selaku penyelenggara.
Konser ini diyakini akan menjadi salah satu momen musik paling bersejarah tahun 2025 di Malaysia, bukan hanya karena skala penampilannya, tetapi juga karena menjadi simbol penerusan estafet seni lintas generasi.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
