JawaPos.com - Belum reda kasus Fico Fachriza yang meminta bantuan atau pinjam uang ke sejumlah selebriti dengan alasan yang diduga dibuat-buat, kini sang komika kembali menjadi pusat perhatian publik luas di media sosial.
Penyebabnya, Fico Fachriza minta bayaran saat mau diwawancara awak media. Dia pun mengaku profesional sehingga mematok tarif ketika hendak diwawancara.
Fico Fachriza beralasan, dirinya saat ini sedang menjadi sorotan publik luas sehingga akan menarik secara bisnis apabila mematok tarif secara profesional.
Fico Fachriza pun membandingn bayaran yang diterimanya saat diundang menjadi bintang tamu untuk tampil dalam program televisi.
"TV itu kalau ngundang dibayar Rp1 juta- Rp2 juta, dan itu bisa 3-7 bulan baru turun. Karena kasus gue lagi serame ini, gue minta special treatment. Gue minta dibayar di depan sebelum syuting," kata Fico dalam video yang viral di media sosial.
Menurut pengakuan Fico, program yang menjadikannya sebagai bintang tamu itu bersedia untuk memberikan bayaran di depan. Oleh sebab itu, dia pun menganggap wajar apabila minta bayaran jika mau diwawancara wartawan.
"Itu, kan, program, Bang. Kita kan nyari berita," jelas salah satu wartawan dalam video itu.
"Kalian kan juga buang waktuku di sini," ujar Fico.
Berhubung Fico tetap meminta bayaran dengan alasan profesionalitas, dia pun tetap enggan untuk diwawancarai.
"Ya sudah bang kita minta maaf ya Bang waktunya sudah kenyang," kata salah satu wartawan.
Netizen pun memberikan penilaian negatif ke Fico Fachriza yang minta bayaran untuk diwawancara.
"Sick ini orang, playing victim banget, wkwk. Berasa Iagi rame karena prestasi apa ya, haha. Lagi tinggi kayaknya," komentar salah satu netizen.
"Diih, mending gak usah diwawancarai gak sih. Lagian tak perlu konfirmasi ke dia secara bukti-bukti transferan dari artis-artis sudah ada," komentar yang lainnya.
Ada juga netizen yang lebih menyoroti gestur tubuh Fico Fachriza yang dianggap aneh oleh netizen.
"Sepertinya ada yang aneh. Cara ngomong sama matanya... Ehm," komentar salah satu netizen.
"Kok aku gak pernah lihat ini orang di TV ya? Apa karena tontonan saya cuma ipin upin doank di kids TV," komentar lainnya.
"Duit yang kemarin dikemanain memang? Masak masih minta bayaran."
"Wartawan cari kasus lain jangan orang mabuk lem diwawancara."