JawaPos.com - Jennifer Coppen sangat terpukul atas meninggalnya sang suami, Yitta Dali Wassink, yang begitu mendadak usai mengalami kecelakaan tunggal di Bali. Dia pun tidak kuasa membendung air matanya disaat-saat terakhir.
Jennifer Coppen menangis saat suaminya sudah berada di dalam peti jenazah menjelang dikremasi. Dalam video diunggah akun di Instagram, Jennifer Coppen sempat menyampaikan kata-kata perpisahan untuk suaminya dengan disaksikan oleh banyak pelayat yang hadir dan kompak mengenakan pakaian serba putih.
"Semua orang yang ada di sini tahu kamu. Ini sulit tapi aku harus kuat demi kamu, demi keluarga kamu, demi anak kita,” ujar Jennifer Coppen dengan suara bergetar.
"Aku nggak mau khawatir tentang apa pun. Aku yakin semua orang yang ada di ruangan ini akan janji ke kamu bahwa mereka bakal jagain aku, bakal jagain Kamari, bakal jagain keluarga kamu,” ujarnya.
Jennifer Coppen meminta Dali untuk tidur tenang. Dia ingin Dali merasakan kebahagiaan di alam yang berbeda. Aktris yang berulang tahun pada hari ini Sabtu (20/7) itu menegaskan tidak akan pernah melupakan Dali.
Pada saat bunga ditaburkan di dalam peti jenazah diiringi dengan dua lagu reggae favorit Dali yaitu Sunshine and Rain dari Stick Figure dan Buffalo Soldier karya legenda reggae Bob Marley, peti jenazah kemudian didorong masuk ke dalam tungku kremasi.
Jennifer Coppen pun memencet bel sebagai tanda dimulainya kremasi. Tak lama kemudian, dia terlihat lemah dan pingsan sehingga dia pun diamankan oleh keluarga supaya menjauh dari tungku kremasi dengan api yang sudah menyala.
Diketahui, Jennifer Coppen ditinggal suaminya,Yitta Dali Wassink, untuk selama-lamanya. Dali mengembuskan napas terakhir di usia 22 tahun setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Sunset Road, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali, pada Kamis (18/7) sekitar pukul 02:00 WITA.
Tidak lama setelah mengalami kecelakaan di Jalan Sunset Road, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Yitta Dali Wassink suami Jennifer Coppen dilarikan ke Rumah Sakit BIMC Dewa Ruci, Kuta. Namun sayangnya nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Kasatlantas Polresta Denpasar Kompol Made Teja Dwi Permana kepada wartawan menyatakan, kecelakaan tunggal dialami Dali mengakibatkan cedera berat pada bagian kepala, mengalami luka- luka pada bagian dada, paha, hingga punggung.