Poster film Glenn Fredly The Movie. (Instagram @glennfredlythemovie)
JawaPos.com - Sosok almarhum Glenn Fredly kini kembali "hadir" dan dirayakan lewat film Glenn Fredly The Movie. Film ini telah tayang di bioskop sejak 25 April 2024.
Glenn Fredly The Movie mengambil jalan yang berbeda dari film biopik kebanyakan yang formula ceritanya mengisahkan riwayat hidup seseorang. Film ini justru mencoba lebih banyak menampilkan sisi lain dari sosok sang pelantun "Kasih Putih."
Ada banyak hal menarik dari film Glenn Fredly The Movie, mulai dari akting Marthino Lio sebagai Glenn Fredly, chemistry para aktor, hingga lagu-lagu Glenn Fredly di sepanjang film yang bikin sing-along.
Meski begitu, film ini juga tak luput dari kekurangan. Berikut review-nya:
Tampilkan Sisi Lain Glenn
Salah satu keputusan tepat yang diambil oleh film ini adalah dengan tidak menggambarkan Glenn Fredly sebagai sosok yang sempurna. Film ini justru menampilkan sisi lain Bung Glenn, seperti sifat naifnya, keegoisannya, keras kepalanya, dan segala kekurangannya sebagai seorang manusia biasa.
Keputusan untuk menampilkan sisi lain Glenn justru memberikan hal baru kepada penonton, karena selama ini mungkin kebanyakan orang hanya tau sosok Glenn Fredly dari sisi superstar-nya, bukan dari sisi manusianya.
Akting Marthino Lio Sebagai Glenn Fredly Sangat Meyakinkan
Harus diakui, melihat akting Marthino Lio di film ini rasanya seperti melihat sosok Glenn Fredly yang asli. Lio mampu masuk ke dalam karakter sang pelantun "Januari" dengan sangat baik dan totalitas. Penampilannya, suaranya saat berbicara, dialek Ambonnya, gestur-gesturnya, ekspresi wajahnya sangat mirip dengan Glenn Fredly.
Keberhasilan ini tak lepas dari effort sang aktor dalam mendalami karakter. Lio pernah menuturkan bahwa untuk memerankan Bung Glenn, ia harus menurunkan berat badan, latihan bahasa dan dialek, serta latihan vokal secara rutin.
Lio latihan vokal bukan untuk bernyanyi, tapi untuk meniru suara Glenn Fredly saat bicara. Jika mendengar suara Glenn Fredly saat bicara, ia memang punya suara yang tinggi dan lembut. Maka dari itu, Lio pun harus berlatih menaikkan oktaf suaranya bersama pelatih vokal agar suaranya bisa mirip dengan Bung Glenn.
Chemistry Para Aktor Sangat Keren
Tak cuma performa akting yang mumpuni, chemistry para pemeran dalam film ini pun terjalin dengan sangat baik, utamanya chemistry antara Marthino Lio sebagai Glenn dan Bucek Depp sebagai ayah Glenn.
Performa akting dan chemistry antara Lio dan Bucek terasa sangat hidup. Dialog serta emosi-emosi mereka di sepanjang film dapat terasa dengan jelas. Lio dan Bucek mampu menggambarkan sehancur apa hubungan ayah dan anak antara Glenn dengan ayahnya.
Bikin Sing-along
Menceritakan sosok Glenn Fredly yang sangat terkenal dan begitu dicintai, film ini sudah pasti dipenuhi lagu-lagu sang penyanyi, membuat film ini dapat membuat penonton di bioskop bernyanyi bersama alias sing-along.
Lagu-lagu hits-nya tentu banyak, seperti "Januari", "Kasih Putih", "Terserah", "Sedih Tak Berujung", hingga "You're My Everything." Film ini juga menyertakan karya-karya Glenn yang lainnya, seperti "Romansa ke Masa Depan", "Evlogia", hingga lagu terakhir yang ditulis Glenn sebelum meninggal, yakni "Keluarga."
Kekurangan Glenn Fredly The Movie
Dibuat dengan cinta dan penuh rasa hormat terhadap sosok almarhum Glenn Fredly tak membuat film ini lepas dari kekurangan. Beberapa kekurangan film ini misalnya seperti fase penceritaan yang terasa terlalu cepat hingga transisi perpindahan adegan yang kurang halus.
Meski begitu, kekurangan tersebut tak mengganggu pengalaman menonton film ini secara keseluruhan. Glenn Fredly The Movie tetap nikmat untuk disaksikan di bioskop.