
Putri Marino kini menjadi salah satu pemeran di film The Architecture of Love (TAOL).
JawaPos.com - Kebanyakan aktor/aktris biasanya punya sebuah karakter yang sangat ingin mereka perankan, tak terkecuali Putri Marino. Putri ternyata punya mimpi untuk memerankan karakter Raia dari novel The Architecture of Love.
Mimpi tersebut kini menjadi kenyataan. Putri Marino kini menjadi salah satu pemeran di film The Architecture of Love (TAOL) yang diadaptasi dari sebuah novel best seller karya Ika Natassa berjudul sama.
Menariknya, Putri ternyata merupakan penggemar novel The Architecture of Love. Ia sudah membaca bukunya berulang-ulang dan jatuh cinta dengan karakter utama perempuan di novel itu, Raia.
Saat cuti dari akting karena masa kehamilan pada 2018 silam, istri Chicco Jerikho itu kembali membaca novel TAOL yang sudah ia lahap berulang-ulang. Pada satu momen, Putri menuliskan tiga buah kata di salah satu halaman novel tersebut.
"Jadi buku TAOL ini udah aku baca berulang-ulang. Terus saat aku cuti lahiran aku baca lagi buku ini, terus di salah satu halamanya aku nulis; 'I am Raia,' karena aku bermimpi suatu saat nanti kalo emang buku ini difilmkan, aku pengen sekali jadi Raia," ungkap Putri Marino saat press conference film TAOL di Epicentrum XXI, Jakarta, Kamis (25/4).
Setelah melahirkan dan masa cutinya selesai, Putri kembali ke dunia seni peran. Tanpa ia sangka, sebuah tawaran datang. Sosok produser ternama, Chand Parwez, menawari Putri untuk memerankan karakter Raia dari novel TAOL.
"Terus enggak lama kemudian aku balik lagi ke film, aku aktif lagi di film, dan ditawarkan film ini oleh Pak Parwez. Aku langsung oke. Mimpi aku jadi nyata," tutur Putri sambil tersenyum.
Aktris berusia 30 tahun itu juga menuturkan bahwa memerankan Raia tidaklah sulit. Putri merasa bahwa ia memiliki sedikit kemiripan dengan Raia.
Di dalam cerita The Architecture of Love, Raia merupakan seorang penulis novel best seller, yang mana salah satu novel terlarisnya telah diadaptasi menjadi film.
Pada suatu hari, Raia memutuskan lari ke New York, Amerika Serikat, untuk menyembuhkan diri sekaligus menemukan inspirasi untuk menulis.
Di sana, Raia tak sengaja bertemu dengan River (diperankan Nicholas Saputra), seorang arsitek asal Jakarta yang kebetulan juga pergi ke New York. Berawal dari perjumpaan tak sengaja, mereka pun terlibat "pertemanan rahasia."
Namun, kebersamaan mereka bagai pedang bermata dua. Di satu sisi, mereka bisa saling menyembuhkan, tapi di sisi lain mereka juga bisa saling mengorek luka dan trauma.
Film The Architecture of Love tayang di bioskop mulai 30 April 2024.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
