
Prisia Nasution (IMAM HUSEIN/JAWA POS)
AKTRIS Prisia Nasution gemar melakukan aktivitas outdoor. Mulai climbing, menyelam, hingga riding dengan motor gede (moge), skuter, atau motor trail. Hobi naik motor bintang film Sang Penari itu berawal dari keinginan untuk menghindari kemacetan Jakarta. Kepada Jawa Pos, Prisia bercerita tentang hobinya tersebut.
Sejak kapan Prisia hobi dengan olahraga-olahraga outdoor yang menantang?
Kalau climbing, udah dari SMP. Dulu kan itu memang jadi olahraga alternatif di sekolah. Basket juga. Naik motor pun udah lama sebenarnya dari SMA, ketika punya SIM. Tapi, untuk motocross sih baru-baru ini nyoba.
Di rumah, ada berapa koleksi motor?
Jangan (disebut, Red) dong, nanti dikejar-kejar orang pajak. Hahaha. Ya, ada lah beberapa yang 1.000 cc, 500 cc, skuter, dan motor dengan cc kecil.
Untuk saat ini, mana yang jadi kesayangan Prisia atau yang paling sering ditunggangi?
Kalau dalam kota sih, lagi senang skuteran aja karena lebih praktis. Tapi, kalau pergi ke mal, ya pakai motor yang cc-nya besar.
Bagaimana dengan bujet perawatannya? Pasti menguras kantong, ya?
Kalau rutin diservis, nggak terlalu memakan biaya sih. Kan motor saya juga bukan motor tua yang otentik banget. Semuanya motor-motor baru yang memang nggak terlalu rewel.
Daerah terjauh yang pernah Prisia jelajahi saat riding?
Flores, Nusa Tenggara Timur.
Apa sih yang membuat Prisia kecanduan motoran?
Dulu tuh awal naik motor karena malas kejebak macet. Nah, menghindarinya ya pakai motor. Kalau kenapa akhirnya hobi pakai motor besar, ya karena malas parkir di basemen kalau ke mal. Awalnya fungsional, tapi ternyata menyenangkan dan bikin nagih. Sekarang ditambah dengan motor trail. Wah, ini semua yang disukai jadi satu.
Jadi me time ya buat Prisia?
Ya, karena jalan-jalannya itu aja sih. Kalau lagi sempat, ya aku riding dan motocross.
Pernah punya pengalaman jatuh dari motor?
Pasti lah, terutama motocross yang harus jatuh dulu. Nggak mungkin kalau nggak kecelakaan, hehehe. Makanya, harus full protector, jangan setengah-setengah karena safety nomor satu. Itu harus digarisbawahi.
Paling parah pernah dapat luka di bagian tubuh yang mana?
Kemarin sih ini (menunjuk bahu) sempat luka. Kecelakaan mobil juga pernah waktu kuliah.
Berarti sempat mengganggu jalannya aktivitas Prisia sebagai seorang aktris?
Secedera apa pun karena semua jenis hobi itu, aku selalu memastikan nggak boleh ganggu pekerjaan. Jadi, ketika syuting pun, aku wajib kerjain sampai selesai. (*)
Photo
TANTANGAN YANG MENYENANGKAN: Bagi Prisia Nasution, naik motor trail di alam terbuka merupakan penyegaran setelah penat bekerja. Dia mengusahakan dirinya tetap prima setelah naik motor agar tak mengganggu pekerjaannya sebagai aktris. (PRISIA)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi Pindah ke Bali! Derby Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sebut Ada 3 Lokasi untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
