Gambaran sosok Sinterklas dan Piet Hitam di Belanda. (Pursuit)
JawaPos.com - Secara umum, yang diketahui oleh orang Indonesia tentang gambaran Sinterklas atau Santa Claus adalah seorang kakek gemuk dengan wajah jenaka dan berjenggot putih tebal.
Cirinya mengenakan topi salju, mantel, dan celana yang bernuansa warna merah dan putih. Tak lupa dia memakai sarung tangan dan sepatu bot.
Saat kemunculannya pada malam Natal, dia akan memanggul karung berisi hadiah untuk anak-anak dan tertawa dengan nadanya yang khas, “ho ho ho”.
Gambaran Sinterklas tersebut didapatkan dari komik atau film animasi yang dibuat oleh industri hiburan luar negeri.
Padahal di Indonesia, sebagai negara bekas jajahan Belanda, memiliki versi gambaran Sinterklas yang berbeda.
Sinterklas dalam istilah Belanda disebut Sinterklaas, memiliki penampilan mirip dengan seorang pemimpin agama yang terlihat teduh dan tidak gemuk.
Baca Juga: Surabaya Jadi Tuan Rumah Perayaan Natal Nasional 2023, Wali Kota Eri Cahyadi Sampaikan Hal Ini
Tidak menggunakan topi salju, melainkan topi bishop atau pendeta agung lengkap dengan salib putih penanda kekristenan.
Bajunya jubah panjang dengan memegang tongkat lambang kependetaan. Di Belanda dia digambarkan sebagai orang suci yang berkendara kuda bernama Amerigo.
Tak lupa dia ditemani seorang pengiring atau pelayan yang berjuluk Zwarte Piet atau Piet Si Hitam.
Baca Juga: Tak Perlu Repot Masak Sendiri, 5 Rekomendasi Catering Lezat untuk Perayaan Natal di Surabaya
Dilansir dari indonesia.go.id pada Selasa (12/12), sejarah tentang karakter Piet Hitam yang mendampingi Sinterklaas dalam tradisi Belanda bisa dilacak sejak zaman Abad Tengah, yaitu dalam kurun waktu antara abad 16 hingga abad 19 masehi.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
