Ilustrasi hiu berenang untuk bernapas./ sumber : pixabay
JawaPos.com – Hiu merupakan predator yang paling ditakuti oleh para penghuni lautan, tanpa terkecuali kita sendiri kaum manusia.
Ternyata, hewan satu ini menyimpan berbagai mitos yang sempat mengguncang dunia, salah satunya yaitu hiu harus terus berenang agar tetap hidup.
Mitos satu ini sering membuat masyarakat salah paham bahwa tidak semua jenis hiu harus terus berenang agar tidak mati.
Melansir dari Two Ocean Aquarium, pada Selasa (14/11), hiu memiliki dua cara bernapas untuk dapat mengalirkan air kaya oksigen melalui insangnya.
Cara yang pertama dengan ventilasi ram, metode ini dilakukan saat hiu berenang dengan mulut terbuka untuk menambah kecepatan dorongan air melalui insangnya, tetapi jika ia berhenti berenang otomatis akan berhenti bernapas.
Cara kedua, disebut dengan pemompaan bukal, yaitu proses dimana mereka menggunakan otot pipi untuk menyedot air melalui insang.
Baca Juga: Bangkai Ikan Hiu Tutul dengan Berat Dua Ton Ditemukan Terdampar di Pantai Ketawang Purworejo
Banyak dari jenis hiu yang menggunakan teknik pemompaan bukal dengan berbaring diam di dasar laut dan menyedot air melalui spirakel yang berada tepat di belakang mata hiu, sehingga mereka dapat menutup mulut saat bernapas.
Tetapi, banyak juga jenis hiu yang menggunakan kombinasi kedua cara bernapas ini secara bergantian. Salah satunya hiu harimau pasir, predator ini mampu melakukan ventilasi ram dan pemompaan bakal secara bersamaan ketika berenang dengan kecepatan lambat.
Ada fakta lain yang dikutip dari Shark Sider, mengatakan bahwa alasan hiu harus tetap berenang adalah untuk menjaga otot dan organnya tetap terjaga.
Hiu tidak memiliki insang seperti spesies ikan lainnya, sehingga mereka harus bergerak untuk memaksa air melewati celah insangnya dan mengambil oksigen dari air.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
