
Ditipu saat membeli tiker konser Taylor Swift, ibu ini berhasil mendapatkan uangnya kembali.
JawaPos.com - Seorang ibu, ditipu setelah membeli tiket konser Taylor Swift, Eras Tour palsu telah mengungkapkan bagaimana dia membalas dendam dan mendapatkan uangnya kembali.
Melissa Love (51), ditipu sebesar £680 atau sekitar 12 juta rupiah setelah ia mencoba untuk mendapatkan tiket konser Taylor Swift yang sudah habis terjual untuk putrinya yang masih remaja.
Melissa, yang menjalankan bisnis desain webnya sendiri The Design Space, tertarik dengan sebuah pesan yang menjual tiket konser Taylor Swift di sebuah grup komunitas kecil di Facebook.
Dia mentransfer dana tersebut ke seseorang yang menyebut dirinya 'Dave Shepherd,' yang memiliki banyak teman dan profil yang meyakinkan.
Namun, ia tidak pernah menerima tiket konser Eras Tour dan segera menyadari bahwa Dave, yang awalnya lolos dari pemeriksaan keamanannya, sebenarnya adalah seorang penipu asal Rusia yang telah menipunya.
Melissa dari Fowey di Cornwall, Inggris juga harus menerima nasibnya setelah melihat orang lain dalam kelompoknya juga terjerumus ke dalam taktik tersebut.
Namun dia memperingatkan, jika ada satu pelajaran yang harus dipelajari oleh setiap penipu dalam hidup, itu adalah jangan pernah bertemu desain grafis.
Melissa meluncurkan rencana licik untuk menakut-nakuti si penipu, agar mengembalikan uangnya.
Dia memalsukan dokumen pencegahan penipuan dari banknya, dan membuat klaim palsu tentang Undang-Undang Perbankan Internasional tahun 1979. Dengan dokumen tersebut, Melissa berharap hal itu akan membuat penipu takut dan mengembalikan uangnya.
"Saya punya kabar baik. Saya baru saja berbicara dengan tim pencegahan penipuan bank, dan mereka dapat menjalankan laporan untuk mencari alamat IP tempat akun Wise terakhir kali diakses yang akan memberikan lokasi Anda," begitulah salah satu pesan yang dikirimkan Melissa kepada Dave.
Dia kemudian menciptakan pasukan imajiner, yang terdiri dari penduduk desa yang berkomplot untuk melawannya.
Salah satu temannya mengirim pesan, dan mengatakan bahwa mereka memiliki teman di bagian penipuan di Wise yang merupakan perusahaan valuta asing, dan telah menangkap serta mengadili 'banyak' penipu.
Itu semua tidak benar, tetapi hal ini membuat si penipu ketakutan, seperti yang dikutip dari Daily Mail UK.
"Saya harap Dave dapat membayangkan sekelompok orang Inggris yang santun dengan garpu rumput, dan keterampilan komputer yang sangat baik.
Seperti Peaky Blinders (serial televisi drama kriminal Inggris), tetapi dengan anjing spaniel dan satu teko teh," kata Melissa.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
