JawaPos.com - Sutradara Irham Acho Bahtiar dipercaya untuk menggarap fim Kutukan Peti Mati yang diadaptasi dari novel Sarchophagus Onrust. Novelnya sendiri menceritakan tentang tragedi sejarah yang pernah terjadi di Kepulauan Onrust.
Irham Acho sejatinya termasuk sutradara yang berusaha menghindari menggarap film horor. Namun dia memutuskan untuk menggarap film Kutukan Peti Mati karena memiliki unsur sejarah di dalamnya dan memiliki cerita unik.
"Sebenarnya saya menghindari genre horor yang pocong-pocongan, kuntilanak begitu. Tapi yang saya dapatkan di cerita ini, di novel Sarcophagus Onrust ini, suatu horor yang unik. Yang tidak seperti horor lainnya," kata Irham Acho Bahtiar dalam keterangannya, Sabtu (24/6).
Film Kutukan Peti Mati memadukan unsur sejarah yang pernah terjadi dan kemudian dibalut dengan cerita fiksi. Menurut Acho, hal itu membuat film ini menarik untuk ditonton oleh penikmat film.
"Menurut saya di Indonesia film seperti ini jarang diangkat. Adanya unsur fantasi itu yang saya suka, dan tidak terlalu banyak hantu-hantu yang biasanya orang bilang sudah terlalu biasa, begitu. Kalau di sini ceritanya lebih banyak menjual tentang misteri teka-teki, dan punya hantu-hantu yang cukup unik yang jarang ada. Itu yang membuat saya tertarik waktu melihat cerita ini," tuturnya.
Film ini digarap pada pertengahan tahun 2019. Tidak hanya menampilkan pemain muda seperti Yoriko Angeline (Susan), Aliff Alli (Bram), Cristina Danilla (Maria Van de Velde), dan Eryck Amaral (Jan Koenraad). Film Kutukan Peti Mati juga diperkuat sejumlah pemain senior seperti Donny Damara (Prof. Daniel), Dewi Rezer (Prof. Tarina), Mathias Muchus (Pak Ibrahim Kakek Susan), Egi Fedly (Hasan), Ray Sahetapy (Dr. Victor), dan Wina Marino (Ibunda Susan).
Pada Selasa, 20 Juni 2023, trailler official film Kutukan Peti Mati persembahan Balai Pustaka dan diproduksi oleh Adroit Indonesia resmi dirilis secaea ekslusif di channel Youtube Cinema 21.