Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 25 Oktober 2026 | 15.09 WIB

Prabowo Diingatkan Hilirisasi Harus Ciptakan Nilai Tambah, Manfaatnya Perlu Dirasakan Rakyat

Salah satu proyek yang termasuk dalam rangkaian 13 Hilirisasi adalah pengembangan hilirisasi yang dikembangkan oleh MIND ID dan berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik, tepatnya di kawasan Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE). (Istimewa)

 

JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto didukung menjalankan hilirisasi energi demi memberikan manfaat bagi masyarakat. Oleh karena itu, hilirisasi yang dilakukan harus menghadirkan nilai tambah.
 
Founder Generasi Ampera, M. Anwarul Fitro mengatakan, pelibatan pemuda dalam pembangunan nasional penting dilaksanakan. Pemuda dinilai memiliki posisi strategis dalam mengawal program pemerintah.
 
“Pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan. Mereka harus mengambil peran aktif dengan memahami kebijakan pemerintah, memberikan gagasan konstruktif, serta ikut mengawal pelaksanaan program strategis nasional,” kata Fitro dalam FGD bertema Peran Pemuda dalam Suksesi Program Asta Cita Prabowo–Gibran: Hilirisasi Batubara dan Transisi Energi di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (24/10).
 
Sementara itu, Ketua DPD KNPI Sumsel, Rudianto Widodo mengatakan, hilirisasi energi harus dijalankan pemerintah. Sebab, berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat, termasuk membuka lapangan kerja baru.
 
 
Ia menjelaskan bahwa hilirisasi merupakan langkah penting untuk mendorong sumber daya alam Indonesia agar tidak hanya dijual sebagai bahan mentah, tetapi juga diolah menjadi produk bernilai tambah di dalam negeri.
 
"Dengan demikian, pengembangan industri diharapkan dapat menciptakan peluang kerja, meningkatkan keterampilan tenaga kerja, serta memperkuat perekonomian nasional," kata Rudianto. 
 
Menurutnya, kemandirian energi merupakan bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo. Butuh langkah konkret untuk mewujudkannya.
 
"Organisasi kepemudaan dapat memulai langkah konkret melalui edukasi energi, gerakan efisiensi penggunaan listrik, diskusi kebijakan, serta pengembangan gagasan inovatif yang relevan dengan kebutuhan daerah," jelasnya. 
 
Di tempat sama, Dosen Teknik Pertambangan Batubara sekaligus peneliti ekonomi dan kebijakan energi, Fadhil Mahdyrianto, menguraikan potensi sumber daya alam Indonesia, khususnya batubara, dalam mendukung ketahanan energi dan pengembangan industri nasional.
 
Menurut Fadhil, hilirisasi perlu diarahkan untuk menghasilkan manfaat ekonomi jangka panjang, baik melalui peningkatan nilai tambah produk maupun penguatan daya saing industri dalam negeri.
 
“Hilirisasi harus mampu menciptakan nilai tambah yang nyata, memperkuat daya saing industri, serta memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi masyarakat,” ujarnya. 
 
Pengembangan industri batubara kata Fadhil, juga perlu memperhatikan aspek teknologi, efisiensi, kebutuhan investasi, dan tantangan perubahan menuju sistem energi rendah karbon.
 
"Dalam konteks Sumatera Selatan, wilayah yang memiliki aktivitas pertambangan batubara perlu mempersiapkan sumber daya manusia, meningkatkan keterampilan tenaga kerja, serta memperkuat keterkaitan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri," tandasnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore